Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Xi Jinping Minta Perusahaan China Tingkatkan Inovasi

Xi Jinping menekankan soal berkurangnya ketergantungan negara-negara di dunia terhadap China.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 22 Juli 2020  |  12:25 WIB
Presiden China Xi Jinping - Antara/Xinhua
Presiden China Xi Jinping - Antara/Xinhua

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Xi Jinping meminta perusahaan-perusahaan China meningkatkan inovasi dan membantu menstabilkan lapangan kerja.

Hal itu mencerminkan urgensi untuk meningkatkan ekonomi China dalam menghadapi dampak pandemi virus Corona dan upaya AS membatasi akses ke teknologi kunci.

Dalam sebuah simposium yang dihadiripara eksekutif termasuk Microsoft Corp, Panasonic Corp, Hangzhou Hikvision Digital Technology Co dan Sinochem Group Co, Xi meminta perusahaan berinvestasi lebih banyak dalam sumber daya manusia, memodernisasi rantai pasokan dan penelitian serta pengembangan teknologi baru.

Xi mengatakan globalisasi adalah tren yang kini tampaknya mendorong negara-negara sekutu AS mengurangi ketergantungan terhadap China.

"Kita akan berdiri di sisi sejarah yang benar, tetap berpegang pada reformasi yang mendalam dan membuka diri, meningkatkan keterbukaan dan kerja sama di bidang sains teknologi, memajukan pembangunan ekonomi dunia yang terbuka, dan mempromosikan pembangunan sebuah komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia," kata Xi, dilansir Bloomberg, Rabu (22/7/2020).

Ekonomi China menunjukkan tanda-tanda pemulihan, tingkat pertumbuhan jauh lebih rendah dari yang diharapkan setelah terpukul pandemi virus Corona.

Beijing kini bergulat menemukan cara membendung tingkat pengangguran. Banyak perusahaan kecil dan menengah negara itu berjuang untuk tetap bertahan. Sementara itu, dengan pasar global yang belum pulih, eksportir China juga masih terpukul.

Pada saat yang sama, AS juga mendesak negara-negara untuk mengalihkan rantai pasokan dari China dan memblokir Huawei Technologies Co.

Selain itu, pemerintahan Trump sedang melakukan tinjauan formal terhadap TikTok, aplikasi berbagi video milik perusahaan China Bytedance Ltd., menyusul larangan India terhadap sejumlah aplikasi Negeri Panda.

Xi juga mengatakan China harus sepenuhnya memanfaatkan potensi pasar domestiknya dan terus memotong pajak.

"Dalam lingkungan eksternal saat ini dari meningkatnya proteksionisme, penurunan ekonomi dunia, dan menyusutnya pasar global, kita harus memberikan permainan penuh untuk keuntungan dari pasar skala super domestik yang besar, dan menambah daya dorong ke negara. pembangunan ekonomi dengan mempromosikan kemakmuran ekonomi domestik dan memperlancar siklus domestik," kata Xi.

Awal bulan ini, Xi berjanji dalam sepucuk surat kepada sekelompok kepala eksekutif global untuk memberikan lingkungan bisnis yang lebih baik bagi perusahaan asing.

Di saat yang sama, AS mendorong perbaikan rantai pasokan di Asia dan perusahaan-perusahaan China mendapat sorotan yang meningkat di luar negeri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china xi jinping
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top