Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Profil Wiku Adisasmito, Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Pengganti Achmad Yurianto

Pemerintah telah menunjuk Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito untuk menggantikan Achmad Yurianto mulai hari ini, Selasa (21/7/2020).
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 21 Juli 2020  |  16:18 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers update Covid-19 di Jakarta, Selasa (21/7 - 2020) / Youtube Setpres
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers update Covid-19 di Jakarta, Selasa (21/7 - 2020) / Youtube Setpres

Bisnis.com, JAKARTA - Posisi Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) percepatan penanganan Corona di Indonesia tidak lagi dipegang Achmad Yurianto.

Pemerintah telah menunjuk Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito untuk menggantikan Achmad Yurianto mulai hari ini, Selasa (21/7/2020).

Lantas, siapakah sosok dan profil Wiku Adisasmito? Mengutip situs http://staff.ui.ac.id, Prof. drh. Wiku Adisasmito, MSc. Ph.D. lahir di Malang, 20 Februari 1964. Dia menamatkan pendidikannya dari IPB Bogor tahun 1988 sebagai Dokter Hewan. Beliau meraih Master of Science (MSc.) dari Colorado State University (CSU) pada tahun 1990 dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) pada tahun 1995.

Guru besar yang mendalami kebijakan kesehatan di bidang sistem kesehatan dan penanggulangan penyakit infeksi ini berkiprah aktif dalam jejaring Tri Dharma di tingkat internasional dan nasional.
Wiku merupakan seorang staf pengajar di Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia untuk beberapa mata kuliah sarjana dan pascasarjana terkait analisis dan pembuatan kebijakan kesehatan.

Dia juga telah menyelesaikan penelitian yang dilaksanakan sejak tahun 1992, dimana sebagian besar bertemakan sistem kesehatan dan penanggulangan penyakit infeksi.

Beberapa publikasi ilmiah Beliau yang memiliki impact factor dan citation index adalah Avian and Pandemic Human Influenza Policy in South-East Asia: The Interface between Economic and Public Health Imperatives dan Critical Interactions between Global Fund-supported Programmes and Health Systems: A Case Study in Indonesia yang dimuat di Health Policy and Planning Journal pada 2011 dan 2010. Publikasi lainnya, yaitu Pandemic Influenza Preparedness and Health Systems Challenges in Asia: Results from Rapid Analyses in 6 Asian Countries yang dimuat dalam BMC Public Health di tahun 2010, serta Effectiveness of Antiviral Treatment in Human Influenza H5N1 Infections: Analysis from A global Patient Registry yang dimuat dalam Journal of Infectious Disease pada 2010.

Pengabdian masyarakat dalam berbagai jejaring internasional dan nasional terkait penyakit infeksi telah Wiku laksanakan atas nama UI sejak 2008. Wiku telah berperan sebagai anggota panel ahli dalam Komisi Nasional Pengendalian Flu Burung dan Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Influenza (Komnas FBPI).

Dia memiliki peran signifikan sebagai Steering Committee mewakili Indonesia dalam jejaring Asian Partnership for Emerging Infectious Disease Research (APEIR). Pada 2011, beliau dipercaya sebagai Dewan Eksekutif CORDS (Coordinating Organizations of Regional Disease Surveillance) dalam jejaring internasional surveilans penyakit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona gugus tugas
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top