Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Giliran Disney Pangkas Belanja Iklan di Facebook

Disney merupakan pengiklan nomor 1 di Facebook
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 19 Juli 2020  |  08:34 WIB
Disney yang menjadi kontributor utama pengiklan di Facebook turut memangkas belanjanya karena kritik terhadap penanganan ujaran kebencian dan konten menyesatkan oleh paltform yang diciptakan oleh Mark Zuckerberg itu.
Disney yang menjadi kontributor utama pengiklan di Facebook turut memangkas belanjanya karena kritik terhadap penanganan ujaran kebencian dan konten menyesatkan oleh paltform yang diciptakan oleh Mark Zuckerberg itu.

Bisnis.com, JAKARTA— Walt Disney Co., pengiklan nomor 1 di Facebook Inc., telah memangkas belanja iklannya pada platform tersebut secara signifikan.

Berdasarkan laporan Wall Street Journal, pihak yang familiar dengan masalah tersebut telah menyebutkan pemangkasan belanja iklan Disney di Facebook.

Disney berkontributor sebesar US$210 juta selama enam bulan pada 2020. Wall Street Journal yang mengutip Pathmatics Inc., salah satu lembaga riset.

Belum diketahui hingga kapan kebijakan tersebut berlaku karena sangat tergantung pada kebijakan pengembang media sosial itu, ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya. Pastinya, iklan untuk memasarkan layanan Disney+ dan Disney Hulu di Instagram juga telah dihentikan.

Dikutip dari Bloomberg, Minggu (19/7/2020), langkah Disney pun menambah panjang sejumlah perusahaan yang telah menyatakan keengganannya untuk beriklan di situs media sosial yang lahir pada 2004 itu.

Bloomberg mencatat setidaknya 40 perusahaan telah menyetop anggaran iklannya di Facebook termasuk perusahaan seperti Microsoft Corp., Sony Interactive Entertainment Inc. dan Starbucks Corp. Langkah tersebut ditempuh perusahaan besar global karena penanganan ujaran kebencian dan konten yang menyesatkan.

Gelombang boikot beriklan di Facebook sebelumnya berimbas pada kekayaan Mark Zuckerberg yang tercatat oleh situs Forbes. Adapun, Forbes mencatat pergerakan kekayaan bersih beberapa pengusaha berdasarkan data-data yang bisa diakses secara publik seperti kepemilikan saham di perusahaan terbuka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

facebook instagram disney Mark Zuckerberg
Editor : Duwi Setiya Ariyanti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top