Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Banjir Bandang, Jokowi Minta Pemulihan di Masamba Dipercepat

Presiden Jokowi menyatakan telah memerintahkan Menteri PUPR untuk melakukan upaya penanganan kepada wilayah yang terdampak banjir bandang di Masamba, Luwu Utara, Sulsel.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 17 Juli 2020  |  14:12 WIB
Presiden Joko Widodo - Facebook resmi Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo - Facebook resmi Presiden Joko Widodo

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyampaikan duka cita atas peristiwa banjir bandang di kecamatan Masamba, kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan yang sampai menelan korban jiwa. Selain itu, Presiden juga meminta agar dilakukan percepatan pemulihan di wilayah yang terdampak banjir.

“Dari Jakarta, saya telah memerintahkan Menteri PUPR untuk segera turun ke Luwu Utara bekerja sama dengan pemerintah Sulawesi Selatan, TNI, Polri, Basarnas dan BPBD setempat, melakukan upaya penanganan darurat, dan segera memulihkan kondisi Masamba,” kata Presiden melalui akun Instagram pribadinya @jokowi, Jumat (17/7/2020).

Seperti diketahui, curah hujan tinggi pada Senin (13/7/2020) telah membawa banjir bandang dari hulu sungai ke kecamatan Masamba. Kejadian ini kemudian membuat sebagian kawasan kota di tertutup lumpur pasir dan menimbulkan kerusakan rumah dan bangunan publik.

BPBD setempat mencatat hingga Rabu (15/7/2020), sebanyak 156 kepala keluarga atau 655 jiwa mengungsi dan 4.202 kepala keluarga atau 15.994 jiwa terdampak.

Kerugian material tercatat menimpa 4.930 unit rumah terendam, 10 unit rumah hanyut, 213 unit rumah tertimbun pasir bercampur lumpur, 1 kantor koramil terendam air dan lumpur ketinggian 1 meter, jembatan antar desa terputus dan jalan lintas provinsi tertimbun lumpur setinggi 1 hingga 4 meter.

“Saya menyampaikan dukacita yang dalam atas jatuhnya korban jiwa dalam bencana ini, dan kepada keluarga-keluarga yang ditinggalkan, kiranya diberiNya kesabaran dan kekuatan,” ucap Jokowi.

Sementara itu, sebelumnya, Kementerian Sosial akan memberikan bantuan bagi warga yang meninggal dunia akibat banjir bandang di Masamba, kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan mulai besok, Jumat (17/7/2020). Semua ahli waris korban akan mendapatkan santunan masing-masing sebesar Rp15 juta.

Selain bantuan uang tunai kepada ahli waris korban meninggal dunia, Kemensos juga memberikan bantuan tambahan untuk korban banjir, khususnya anak-anak.
Secara total, jumlah bantuan yang diberikan kepada korban banjir di Masamba senilai Rp2 miliar.

Dana sebesar Rp64,4 juta telah tersedia sejak 25 Juni 2020. Kemudian, bantuan tambahan senilai Rp70,5 juta rupiah telah tersedia pada 14 Juli 2020. Sisanya, santunan kematian untuk 23 orang senilai Rp345 juta rupiah, bantuan perlengkapan kebersihan senilai Rp500 juta rupiah dan bantuan logistik tanggap darurat yang akan diberikan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi banjir bandang
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top