Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Zona Merah Jatim Turun dari 13 Jadi 6 Wilayah, tapi Tanpa Zona Hijau

Setelah mencatatkan zona merah sebanyak 13 kabupaten/kota selama beberapa pekan terakhir, pada Rabu (15/7/2020) tercatat zona merah di Jawa TImur tersisa enam kabupaten/kota.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 16 Juli 2020  |  09:53 WIB
Enam wilayah kategori zona merah Covid - 19 di Jatim
Enam wilayah kategori zona merah Covid - 19 di Jatim

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah mencatatkan zona merah sebanyak 13 kabupaten/kota selama beberapa pekan terakhir, pada Rabu (15/7/2020) tercatat zona merah di Jawa TImur tersisa enam kabupaten/kota. Meskipun demikian, tak ada satupun wilayah kabupaten atau kota di Jatim yang mendapatkan predikat zona hijau.

Satu-satunya wilayah yang sempat meraih predikat zona hijau adalah Kota Madiun, tetapi kini statusnya menjadi zona kuning dengan risiko terendah kedua setelah Kabupaten Banyuwangi.

Pada Rabu (15/7/2020), berdasarkan data infocovid19.jatimprov.go.id, Jawa Timur mencatatkan 284 kasus baru dengan kasus terbanyak berada di Surabaya sebanyak 61 kasus baru, Bojonegoro 26 kasus baru, Blitar 16 kasus baru, dan Pasuruan 15 kasus baru.

Adapun, tingkat kesembuhan lebih tinggi, mencapai 444 orang dengan tingkat kesembuhan tertinggi berada di Surabaya sebanyak 135 orang, Kabupaten Sidoarjo 107 orang, Kota Mojokerto 53 orang, Gresik 33 orang, dan Pasuruan 32 orang.

zona kuning covid-19 jatim

Sementara itu, jumlah meninggal baru sebanyak 26 orang dengan 11 di Surabaya, 5 dari Sidoarjo, 2 dari Gresik, dan 2 dari Pasuruan.

Dengan tingginya tingkat kesembuhan, pada pekan lalu Jawa Timur masih memiliki 13 kabupaten/kota yang masuk ke dalam zona merah, yaitu Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto, Bojonegoro, Sampang, Tuban, Jombang, Nganjuk, dan Pamekasan.

Saat ini hanya ada enam kabupaten/kota yang masuk ke zona merah, yaitu Sidoarjo, Kota Mojokerto, Mojokerto, Kota Surabaya, Gresik, dan Bojonegoro.

Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan, kendati tingkat penularan dan kematian sudah menurun, masyarakat tetap diharapkan mematuhi protokol kesehatan dengan 3 Jurus, yaitu jaga jarak, pakai masker, dan rajin mencuci tangan.

“Jumlah pasien sembuh memang semakin banyak, hampir setengah kasus konfirmasi di Indonesia. Tapi, tetap tidak boleh membuat masyakarat jadi lengah dan tidak melaksanakan 3 jurus tersebut,” kata dia.

Untuk melandaikan kurva penularan Covid-19, imbuh Reisa, jaga jarak aman 1-2 meter dari orang lain, hal ini efektif menghindari tertular dan menularkan.

Kemudian, pakai masker dengan benar terutama di ruang publik, hindari terkena atau menyebarkan droplet. Ganti masker tiap 4 jam sekali atau kalau sudah basah atau lembab, jangan lupa juga untuk bawa cadangan bisa untuk diri sendiri atau untuk dberikan ke orang lain ketika lupa membawa.

Selanjutnya, rajin mencuci tangan. Ini sangat ampuh untuk melunturkan lemak virus dan mematikan virus.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim Virus Corona covid-19
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top