Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jamin Dana Anggota KSP Indosurya, Henry Surya Ajukan "Standby Guarantor"

Pendiri Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta, Henry Surya memastikan dana anggota KSP Indosurya dijamin aman, sejalan dengan semangat proposal perdamaian yang diajukan.
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 09 Juli 2020  |  03:30 WIB
KSP Indosurya Cipta - Istimewa
KSP Indosurya Cipta - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Pendiri Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta, Henry Surya memastikan dana anggota KSP Indosurya dijamin aman, sejalan dengan semangat proposal perdamaian yang diajukan.

Kehadiran Henry secara langsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam lanjutan proses PKPU KSP Indosurya menegaskan niatan ini.

Juniver Girsang, kuasa hukum Henry Surya menegaskan, kehadiran kliennya merupakan sinyal kuat bahwa pendiri KSP itu berkomitmen kuat menyelesaikan perdamaian.

Rapat pertemuan perdamaian antara pengurus Indosurya dan anggota berjalan relatif kondusif di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Pusat, Rabu (8/7/2020).

Meskipun di persidangan sempat diwarnai sejumlah pertanyaan dari para nasabah dan kondisi sempat tegang, proses perdamaian berjalan lancar.

“Kami melihat antusiasme debitur dengan hadirnya Henry Surya. Komitmen ini dibuktikan dengan kehadirannya langsung dalam rapat perdamaian. Semoga usulan-usulan (perdamaian) bisa diterima dan segera homologasi (mensahkan),” kata Juniver.

Untuk makin meyakinkan anggota atau nasabah, Henry sendiri mengaku mengajukan PT Sun International Capital sebagai standby guarantor atas pembayaran dana anggota KSP. Untuk tawaran yang terakhir, Henry menjelaskan maksud dari corporate guarantee yang diajukannya.

Dia menjelaskan, jika nantinya KSP Indosurya tak mampu mengembalikan dana yang harus dibayarkan atau cedera janji (wanprestasi), maka utang jatuh tempo akan diambil alih oleh PT Sun International Capital, dengan instrumen surat utang (convertible loans) dengan aset perseroan sebagai jaminan.

“Prioritas kami adalah memastikan nasabah atau anggota bisa dikembalikan uangnya,” ucap Henry.

Untuk diketahui, PT Sun International Capital sendiri merupakan perusahaan property arm dari Indosurya Group. Perusahaan ini sahamnya sebesar 99,9% dimiliki oleh Henry Surya.

Perseroan memiliki aset-aset properti, seperti gedung perkantoran, apartemen strata title, dan ruko-ruko yang tersebar di seluruh Indonesia.

Di persidangan, pengurus KSP Indosurya mengajukan pembaruan penawaran, di antaranya pengurus Koperasi Indosurya akan memendekkan tenor pengembalian dana debitur, dengan angsuran berdasarkan jumlah dana kelolaan atau asset under management (AUM).

Kemudian, untuk AUM sampai dengan Rp100 juta akan diberikan down payment (DP) sebesar 10% yang akan dibayarkan di bulan September 2020. Koperasi juga akan memprioritaskan pembayaran untuk kreditur yang sakit, lansia, atau yang sangat membutuhkan dana (very urgent condition).

Selaku pendiri, Henry menegaskan memahami anggota yang mengalami kesulitan. “Kami ada usul untuk membuat posko bagi anggota atau nasabah lansia, tengah sakit kritis, dan yang hanya memiliki dana yang ada di kami saja. Itu di luar proposal perdamaian. Akan kami percepat. Ini niat baik kami untuk orang-orang yang membutuhkan,” tutur Henry.

Dalam rapat perdamaian di PN Jakarta Pusat, mayoritas anggota/nasabah KSP Indosurya menginginkan uang mereka segera kembali. Kebanyakan mereka mengaku kesulitan, di masa pandemi seperti saat ini.

Para nasabah yang hadir meliputi orang sakit dan lansia, meminta kepastian kepada pihak Indosurya terkait pembayaran uang mereka.

Henry Surya dan pengurus yang hadir dalam rapat perdamaian tersebut, sebaliknya meminta maaf kepada para nasabah. Dia berharap proposal bisa menjadi harapan menenangkan para anggota KSP itu.

“Kami sudah menyiapkan proposal perdamaian. KSP ini sudah berjalan 8 tahun, dan merupakan salah satu koperasi terbesar di indonesia. Tujuan awal didirikan membantu usaha mikro dan UMKM. Sangat sayang jika koperasi Indosurya tidak bisa berjalan lagi,” tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KSP Indosurya Cipta
Editor : Herdiyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top