Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Amerika Serikat Kembali Cegat Jet Tempur Rusia di Langit Alaska

Komando Pertahanan Udara Amerika Utara atau NORAD melaporkan ini merupakan kesepuluh kalinya pesawat militer Rusia terdeteksi di langit Alaska.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Juni 2020  |  17:08 WIB
Ilustrasi - Pesawat jet tempur F-16 - Reuters
Ilustrasi - Pesawat jet tempur F-16 - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Komando Pertahanan Udara Amerika Utara atau NORAD menyatakan pihaknya mencegat empat pesawat jet tempur pengintaian Rusia di langit Alaska. Ini merupakan kesepuluh kalinya pesawat militer Rusia terdeteksi di langit Alaska dan dicegat.

Pesawat jet tempur F-22 milik Amerika Serikat mencegat empat pesawat jet tempur pengintaian Rusia berjenis Tu-142s.

“Pesawat militer Rusia itu tidak memasuki wilayah kedaulatan Kanada dan Amerika Serikat,” begitu pernyataan NORAD, Minggu (28/6/2020).

Kapten Cameron Hillier, yang menjadi juru bicara NORAD, mengatakan pesawat F-22 siluman milik Angkatan Udara AS ini berasal dari Pangkalan Udara Elmendorf di Alaska.

Ini merupakan bagian dari persaingan militer AS dan Rusia pada 2020 ini.

Sebelumnya, kantor berita Interfax melansir berita jet tempur Rusia mencegat dua pesawat pengebom B-52 AS pada 19 Juni 2020.

Saat itu, pesawat pengebom milik AS ini sedang terbang di atas Laut Okhotsk, lepas pantai timur dari Rusia. Hubungan AS dan Rusia mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

Kedua negara saling tuding mengenai intervensi pilpres AS 2016. Rusia dan AS juga bersitegang mengenai perang di Suriah, yang melibatkan milisi dan juga kelompok teroris ISIS.

Rusia dan AS juga berkompetisi dalam pengembangan senjata hipersonik berhulu ledak nuklir. Saat ini, seperti dilansir CNN, Amerika dan Rusia sedang menjajaki perjanjian nuklir baru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat rusia

Sumber : Tempo/Reuters

Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top