Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

LP3HI: Polisi Tak Bisa Pidanakan Riman Losen karena Mengutip Guyonan Gus Dur

Polres Kepulauan Sulu, Maluku Utara sempat mengamankan Riman Losen karena diduga memposting ujaran kebencian terhadap insitusi Polri.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 17 Juni 2020  |  17:19 WIB
Presiden bersama Ibu Negara Nuriyah Abdurrahaman Wahid menyarahkan sapi kurban kepada Menteri Agama ad entrim Menko Kesra, Basri Hasanuddin, pada Kamis (16/3 - 2000). Bisnis Indonesia.
Presiden bersama Ibu Negara Nuriyah Abdurrahaman Wahid menyarahkan sapi kurban kepada Menteri Agama ad entrim Menko Kesra, Basri Hasanuddin, pada Kamis (16/3 - 2000). Bisnis Indonesia.
 
Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) menyebut bahwa Polri tidak bisa memproses hukum seorang warga Kepulauan Sulu Maluku Utara Riman Losen dengan pasal pencemaran nama baik.
 
Wakil Ketua LP3HI Kurniawan Adi Nugroho menilai bahwa postingan Riman Losen yang menyebutkan Polisi di Indonesia yang jujur hanya ada tiga yaitu patung polisi, polisi tidur dan Jenderal Hoegeng di media sosial Facebook merupakan kutipan dari Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
 
Dia berpandangan pasal pencemaran nama baik adalah pasal yang digunakan oleh aparat penegak hukum untuk melindungi individu, bukan institusi seperti Polri.
 
"Pasal pencemaran nama baik itu kan pasal untuk melindungi individu, bukan institusi. Pasal itu juga harusnya tidak bisa diterapkan jika pelapornya itu adalah institusi. Itulah kenapa pasal penghinaan Presiden dihapuskan oleh MK [Mahkamah Konstitusi]," tutur Kurniawan kepada Bisnis, Rabu (17/6/2020).
 
Menurutnya, jika Polri tetap ingin mempidanakan Riman Losen karena mengutip pernyataan Gus Dur dan diposting ke media sosial Facebook, maka dia menyarankan Kepolisian agar memeriksa terlebih dulu pemilik pernyataan tersebut.
 
"Kalau pun mau diproses hukum, maka yang harus diperiksa terlebih dulu adalah Gus Dur, agar Polisi mendapatkan motif dari lelucon itu," katanya.
 
Sebelumnya, Polres Kepulauan Sulu, Maluku Utara telah mengamankan Riman Losen karena diduga memposting ujaran kebencian terhadap insitusi Polri dengan mengutip pernyataan Gus Dur ke media sosial Facebook dengan nama akun @MaelSula.
 
Kapolres Kepulauan Sulu, AKBP M Irfan membenarkan pihaknya telah mengamankan warga Kepulauan Sulu tersebut. Menurutnya, Riman Losen juga telah meminta maaf terkait postingannya di media sosial Facebook dan tidak akan mengulangi perbuatannya.
 
"Sudah minta maaf dan diperbolehkan pulang ya," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri media sosial gus dur
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top