Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Covid-19 Global: Lebih dari 400 Ribu Korban Jiwa di Seluruh Dunia, Inggris Buat Kemajuan

Dikutip dari www.worldometers.info, jumlah kasus Covid-19 di seluruh dunia mencapai total 7.188.769 hingga Senin (8/6/2020) malam waktu GMT atau Selasa (9/6/2020) pagi WIB.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 09 Juni 2020  |  07:27 WIB
Seorang lelaki menyeberangi sebuah jalan di London, Inggris, berlatar belakang deretan properti residensial./Bloomberg - Hollie Adams
Seorang lelaki menyeberangi sebuah jalan di London, Inggris, berlatar belakang deretan properti residensial./Bloomberg - Hollie Adams

Bisnis.com, JAKARTA – Jumlah korban jiwa akibat virus Corona (Covid-19) di seluruh dunia menembus 400.000 orang seiring dengan berkurangnya angka kematian di beberapa negara.

Dari data yang dikumpulkan Bisnis, Inggris mencatat angka kematian baru paling sedikit sejak sebelum lockdown.

Dikutip dari www.worldometers.info, jumlah kasus Covid-19 di seluruh dunia mencapai total 7.188.769 hingga Senin (8/6/2020) malam waktu GMT atau Selasa (9/6/2020) pagi WIB.

Sebanyak 3.530.496 orang di antara jumlah tersebut dinyatakan berhasil sembuh, 408.230 pasien meninggal dunia, dan 3.250.043 pasien masih terinfeksi.

Kontribusi terbesar banyaknya kasus infeksi tetap dipegang AS yang mencatat 2.025.919 atau mengalami penambahan sebanyak 18.470 pasien baru pada Senin. Di antara jumlah kasus tersebut, 771.935 orang dinyatakan sembuh dan 113.050 pasien meninggal dunia.

Angka-angka terbaru yang dilaporkan oleh AS semakin mengukuhkan posisi negeri berekonomi terbesar di dunia ini sebagai negara dengan jumlah kasus dan korban jiwa terbanyak di dunia akibat Covid-19.

New York, salah satu pusat persebaran virus Corona di AS, diklaim mencatat laju infeksi terendah sejak pandemi virus mematikan ini dimulai.

Menurut Gubernur New York Andrew Cuomon, hanya 1,2 persen warga New York yang ditemukan terinfeksi virus Corona jenis baru ini pada Minggu (7/6/2020) waktu setempat.

Sementara itu, laju infeksi di New York City, yang memulai fase pertama reopening pada Senin (8/6), tercatat hanya 2 persen atau jauh lebih rendah dari hampir 60 persen sekitar sembilan pekan lalu.

Berturut-turut menyusul banyaknya jumlah kasus di AS adalah Brasil, Rusia, dan Spanyol (lihat tabel). Sementara itu, China, negeri asal virus Corona jenis baru tersebut, bercokol di posisi 18.

Dari sisi jumlah korban jiwa, menyusul Amerika Serikat, Inggris mencatat angka kematian tertinggi yakni 40.597 orang, disusul Brasil dan Italia, sedangkan China hanya mencatat total 4.634 korban jiwa hingga Senin.

Angka kematian baru di Inggris akibat Covid-19 dilaporkan bertambah 55 orang pada Senin. Tidak hanya merupakan peningkatan harian kedua berturut-turut di bawah 100, angka itu juga adalah kenaikan paling sedikit sejak sebelum deklarasi lockdown pada 23 Maret. Pada Minggu (7/6), Inggris melaporkan 77 kematian tambahan.

Untuk pertama kalinya sejak lockdown dimulai, tidak ada korban jiwa baru dilaporkan oleh rumah sakit-rumah sakit di London selama 24 jam sebelumnya, menurut NHS England.

Juru bicara Perdana Menteri Boris Johnson, James Slack, mengatakan pemerintah menargetkan untul membuka toko-toko non-esensial mulai 15 Juni dan ruang terbuka di pub, bar, dan restoran mulai 4 Juli.

“Saya memperkirakan pemerintah dalam posisi untuk menguraikan langkah-langkah selanjutnya mengenai toko non-esensial dalam beberapa hari mendatang," ungkap Slack, dikutip dari Bloomberg.

Covid-19 sendiri telah menyebar ke total 213 negara di dunia. Di Indonesia, yang berada di posisi 33, tercatat 32.033 orang telah terinfeksi, dengan 1.883 pasien di antaranya meninggal dunia dan 10.904 orang sembuh.

Update Virus Corona 10 Negara Teratas

Negara

Jumlah Kasus Terbanyak

Jumlah Korban Jiwa

Jumlah Pasien Sembuh

Amerika Serikat

2.025.919

113.050

771.935

Brasil

710.887

37.312

325.602

Rusia

476.658

5.971

230.688

Spanyol

288.797

27.136

N/A

Inggris

287.399

40.597

N/A

India

265.928

7.473

129.095

Italia

235.278

33.964

166.584

Peru

199.696

5.571

89.556

Jerman

186.205

8.783

169.600

Iran

173.832

8.351

136.360

Sumber: worldometers

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

new york inggris covid-19
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top