Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemenag Kirim Surat Pembatalan Ibadah Haji 2020 ke Arab Saudi

Pemerintah juga meminta agar Saudi tidak mengeluarkan visa untuk haji mujamalah (undangan) maupun fudara atau mandiri.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 09 Juni 2020  |  13:16 WIB
Umat Muslim mengelilingi Kabah di Mekah, Arab Saudi. - Bloomberg\n
Umat Muslim mengelilingi Kabah di Mekah, Arab Saudi. - Bloomberg\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Agama mengirimkan surat pemberitahuan pembatalan ibadah haji 2020 kepada kerajaan Arab Saudi pada Selasa (9/6/2020).

“Sudah dikomunikasikan, surat dikirim [surat pemberitahun] hari ini terkait pembatalan haji,” katanya saat webinar Inspirato, Selasa (9/6/2020).

Selain pemberitahuan pembatalan haji bagi jemaah reguler, pemerintah juga meminta agar Saudi tidak mengeluarkan visa untuk haji mujamalah (undangan) maupun fudara atau mandiri.

Menurut Menag, surat pemberitahuan sebelumnya akan dikirim setelah pemerintah menggelar rapat kerja dengan Komisi VIII. Namun raker belum terselenggara sehingga Kemenag memilih langsung mengirim pemberitahuan tersebut.

Di sisi lain, Kemenag telah menyampaikan kabar pembatalan haji tersebut secara lisan kepada otoritas Haji dan Umrah di Arab Saudi.

“Mereka belum memberikan tanggapan. Tapi mereka maklum,” tuturnya.

Adapun hingga kini Kerajaan Saudi belum memutuskan kejelasan terkait pelaksanaan haji 1441 Hijriah atau 2020 Masehi. Belum ada kejelasan terkait terlambatnya pengumuman perihal haji.

Menag menilai keputusan pembatalan haji yang dilakukan pemerintah Indonesia adalah keputusan paling baik. Apabila tetap terselenggara, petugas haji tidak lagi memiliki waktu persiapan.

Pasalnya sesuai jadwal, kloter pertama Indonesia akan menuju Arab Saudi pada 26 Juni 2020 atau sekitar 17 hari lagi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ibadah Haji kemenag kementerian agama dana haji
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top