Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Masjid Istiqlal Rencananya Dibuka Kembali Juli

Hal ini disampaikan oleh Presiden Joko Widodo usai melakukan pemantauan di Masjid Istiqlal, Selasa (2/6/2020) pagi hari.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 02 Juni 2020  |  09:58 WIB
Presiden Joko Widodo memantau penyemprotan disinfektan di lingkungan Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (13/3/2020). Presiden didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Kesehatan Terawan Agusputranto, Menteri Agama Fachrul Razi, dan Imam Besar Istiqlal Nasaruddin Umar. - Bisnis/Muhammad Khadafi
Presiden Joko Widodo memantau penyemprotan disinfektan di lingkungan Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (13/3/2020). Presiden didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Kesehatan Terawan Agusputranto, Menteri Agama Fachrul Razi, dan Imam Besar Istiqlal Nasaruddin Umar. - Bisnis/Muhammad Khadafi

Bisnis.com, JAKARTA - Masjid Istiqlal direncanakan akan dibuka kembali pada Juli 2020 seiring dengan persiapan protokol kesehatan yang sedang berlangsung.

Hal ini disampaikan oleh Presiden Joko Widodo usai melakukan pemantauan di Masjid Istiqlal, Selasa (2/6/2020) pagi hari. Dalam kunjungannya, presiden ditemani oleh Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

Dia mengatakan renovasi besar Masjid Istiqlal sudah mencapai kurang lebih 90 persen, tetapi belum diputuskan apakah akan langsung dibuka ketika renovasi sudah rampung. Keputusan pembukaan berada di tangan Imam Besar Masjid Istiqlal.

“Apakah setelah selesai [Masjid Istiqlal] akan dibuka, belum kita putuskan. Tapi, tadi sudah mendapatkan informasi dari Prof Nasaruddin, Imam Besar Masjid Istiqlal, bahwa direncanakan akan dibuka pada bulan Juli,” ujarnya di depan awak media.

Jokowi mengakui penyelesaian renovasi Masjid Istiqlal memang mundur lantaran adanya pandemi Covid-19. Namun, persiapan terus dilakukan, terutama terkait dengan protokol kesehatan agar setiap jemaah yang melaksanakan salat di Masjid Istiqlal aman dari Covid-19.

“Saya titip disiapkan protokol kesehatan hingga nanti pada saat kita melaksanakan salat di istiqlal semua aman dari Covid-19 karena kita tahu penyebaran Covid-19 sampai saat ini di Tanah Air memang belum semua provinsi dan wilayah bisa kita kendalikan,” tuturnya.

Pada 30 Mei 2020, Kementerian Agama mengeluarkan surat edaran terkait dengan panduan penyelenggaraan ibadah di rumah ibadah. Dalam ketentuan tersebut, setiap rumah ibadah yang boleh dibuka kembali adalah yang berdasarkan situasi riil terhadap pandemi COvid-19, bukan berdasar status zona yang berlaku di daerah.

Rumah ibadah akan dilihat berdasaran R-Naught/RO dan angka effective reproduction number/RT di kawasan yang aman dari Covid-19. Hal tersebut harus dibuktikan melalui surat keterangan rumah ibadah yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas Provinsi/Kabupaten/Kota/Kecamatan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi masjid istiqlal covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top