Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

5 Terpopuler Nasional, Bappenas Sebut PSBB Belum Bisa Dilonggarkan dan Jokowi Ingin Pembebasan Lahan PSN Segera Tuntas

Bappenas yang menyebut PSBB belum bisa dilonggarkan menjadi berita terpopuler di kanal Nasional Bisnis.com pada Jumat (29/5/2020).
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai - Bisnis.com 29 Mei 2020  |  18:32 WIB
Petugas medis memeriksa kesiapan alat di ruang ICU Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo yang telah melakukan peninjauan tempat ini memastikan bahwa rumah sakit darurat ini siap digunakan untuk karantina dan perawatan pasien Covid-19. Wisma Atlet ini memiliki kapasitas 24 ribu orang, sedangkan saat ini sudah disiapkan untuk tiga ribu pasien. ANTARA FOTO/Kompas/Heru Sri Kumoro - Pool
Petugas medis memeriksa kesiapan alat di ruang ICU Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo yang telah melakukan peninjauan tempat ini memastikan bahwa rumah sakit darurat ini siap digunakan untuk karantina dan perawatan pasien Covid-19. Wisma Atlet ini memiliki kapasitas 24 ribu orang, sedangkan saat ini sudah disiapkan untuk tiga ribu pasien. ANTARA FOTO/Kompas/Heru Sri Kumoro - Pool

1. Tiru Rasio Tes Covid-19 Brasil, Bappenas: PSBB Belum Bisa Dilonggarkan


Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian PPN alias Bappenas Subandi Sardjoko membeberkan surveilans atau kapasitas tes Covid-19 di Indonesia belum memadai untuk memenuhi syarat pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“WHO mengusulkan satu dari seribu, Bappenas meniru negara dengan jumlah penduduk yang seperti Indonesia adalah Brazil yaitu kita 3.500 per satu juta penduduk. Itu mesti disediakan tesnya,” kata Subandi saat memberi keterangan pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Jumat (29/5/2020).

Baca berita lengkapnya di sini.

2. Jumlah Kasus Covid-19 Masih Naik, Ini 5 Provinsi dengan Peningkatan Terbanyak


Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 melaporkan masih adanya tren kenaikan kasus positif Covid-19 di sejumlah provinsi.

Dari 34 provinsi serta 414 kabupaten/kota yang terdampak Covid-19, sebagian wilayah mulai menunjukkan penurunan jumlah kasus bahkan ada yang tidak mengalami kenaikan kasus positif. Sayangnya, masih ada daerah yang mengalami kenaikan kasus baru yang cukup signifikan.

Baca berita lengkapnya di sini.

3. Kejagung Kebut Penanganan Korupsi Dana Hibah Pemerintah ke KONI


Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah mempercepat penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi dana hibah Pemerintah ke KONI dengan cara memeriksa 715 orang saksi secara maraton.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono mengemukakan pemeriksaan ratusan saksi tersebut dilakukan untuk mencari tersangka dalam kasus korupsi dana hibah Pemerintah ke KONI.

Baca berita lengkapnya di sini.

4. Surabaya Samai Wuhan Jika Kasus Positif Covid-19 sudah 14.000


Polemik tentang predisi kasus Covid-19 di Kota Surabaya akan seperti Kota Wuhan (kota di China yang pertama kali terjangkit Covid-19) baru terbukti jika kasus positif Covid-19 telah mencapai 14.000 pasien.

Polemik bahwa kasus Covid-19 Kota Surabaya, Jawa Timur berpotensi menjadi seperti di Wuhan semakin ramai saja. Isu itu dilontarkan pertama kalinya oleh Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur Joni Wahyuhadi, kemarin Kamis (28/5/2020).

Baca berita lengkapnya di sini.

5. Pembebasahan Lahan Ganjal Proyek Strategis Nasional, Jokowi: Tuntaskan Segera


Presiden Joko Widodo mencatat bahwa urusan pembebasan lahan masih menjadi hambatan terbesar proyek strategis nasional.

Jokowi meminta jajaran menteri untuk segera menuntaskan hambatan bagi proyek strategis nasional (PSN). “Selesaikan secepat-cepatnya berbagai hambatan dan sumbatan bagi pelaksanaan PSN di lapangan. Saya menerima laporan bahwa hambatan terbesar dari urusan pembebasan lahan,” tuturnya saat membuka rapat terbatas, Jumat (29/5/2020).

Baca berita lengkapnya di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Berita Terpopuler
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top