Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kejagung Kebut Penanganan Korupsi Dana Hibah Pemerintah ke KONI

Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah mempercepat penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi dana hibah Pemerintah ke KONI dengan cara memeriksa 715 orang saksi secara maraton.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 29 Mei 2020  |  13:23 WIB
Sesmenpora Gatot S Dewa Broto menunggu dimulainya sidang lanjutan kasus suap penyaluran pembiayaan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora kepada KONI dengan terdakwa asisten mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Miftahul Ulum (kanan) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (13/2/2020). - Antara
Sesmenpora Gatot S Dewa Broto menunggu dimulainya sidang lanjutan kasus suap penyaluran pembiayaan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora kepada KONI dengan terdakwa asisten mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Miftahul Ulum (kanan) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (13/2/2020). - Antara
Bisnis.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah mempercepat penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi dana hibah Pemerintah ke KONI dengan cara memeriksa 715 orang saksi secara maraton.
 
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono mengemukakan pemeriksaan ratusan saksi tersebut dilakukan untuk mencari tersangka dalam kasus korupsi dana hibah Pemerintah ke KONI. 
 
Bahkan, Hari mengatakan hingga hari ini Jumat 29 Mei 2020, total jumlah saksi yang sudah diperiksa penyidik ada sebanyak 104 orang karena diduga menerima honor dari kasus tersebut.
 
"Jadi untuk menindaklanjuti surat BPK pada 8 Mei 2020, kami akan periksa 715 orang saksi. Total sampai hari ini ada 104 saksi yang diperiksa," tutur Hari, Jumat (29/5/2020).
 
Hari juga menjelaskan para saksi yang diperiksa itu beberapa di antaranya merupakan staf dan pejabat di KONI Pusat serta pihak-pihak terkait lainnya.
 
"Pejabat dan staf KONI pusat yang diperiksa itu diduga menerima honor kegiatan pengawasan dan pendampingan, honor rapat, serta penggantian transportasi kegiatan dengan dana bantuan 2017 itu," katanya.
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

koni kejagung
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top