Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tatap Tahun Ajaran Baru, Kemendikbud: Tidak Harus Tatap Muka

Sementara untuk metode pembelajaran jarak jauh secara offline, warga satuan pendidikan khususnya peserta didik dapat memanfaatkan berbagai layanan yang disediakan oleh Kemendikbud.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 29 Mei 2020  |  20:08 WIB
Ilustrasi-Seorang siswi kelas 11 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melakukan kegiatan belajar mengajar menggunakan internet  - ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Ilustrasi-Seorang siswi kelas 11 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melakukan kegiatan belajar mengajar menggunakan internet - ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Bisnis.com, JAKARTA - Pembelajaran di tahun ajaran baru tidak harus dilakukan secara tatap muka. Program belajar dari rumah yang dicanangkan juga telah dirancang pemerintah.

Hal ini diungkapkan oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hamid Muhammad pada Jumat (29/5/2020).

Hamid mengatakan, secara umum kalender pendidikan untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP ditetukan pada minggu ketiga di bulan Juli. Namun, akibat dampak dari virus corona (Covid-19), tahun ajaran baru tidak akan sama dengan tahun-tahun sebelumnya dengan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah.

Adapun Kemendikbud juga telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar Dari Rumah Dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19. Metode dan media pelaksanaan program ini dilaksanakan dengan dengan Pembelajaran Jarak Jauh.

Hamid menjelaskan, Pembelajaran Jarak Jauh terbagi dalam dua pendekatan, yakni pembelajaran jarak jauh secara online (daring) dan offline (luring).

"PJJ ada yang daring, ada yang semi daring, dan ada yang luring," kata Hamid dikutip dari keterangan resmi, Jumat (29/5/2020).

Untuk media pembelajaran jarak jauh daring, Kemendikbud merekomendasikan 23 laman yang bisa digunakan peserta didik sebagai sumber belajar. Selain itu, warga satuan pendidikan juga dapat memperoleh informasi mengenai Covid-19 di https://covid19.go.id serta di laman https://bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id.

Sementara untuk metode pembelajaran jarak jauh secara offline, warga satuan pendidikan khususnya peserta didik dapat memanfaatkan berbagai layanan yang disediakan oleh Kemendikbud. Layanan tersebut antara lain program belajar dari rumah melalui TVRI, radio, modul belajar mandiri dan lembar kerja, bahan ajar cetak serta alat peraga dan media belajar dari benda dan lingkungan sekitar.

"Ketika tahun ajaran baru sebagian besar sekolah menggunakan PJJ maka ini yang akan diperkuat. Kami akan support melalui Rumah Belajar, TV Edukasi, kerja sama dengan TVRI akan diperpanjang, kemudian penyediaan kuota murah oleh para penyedia telekomunikasi," pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemendikbud
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top