Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Darurat Nasional Dicabut, Jepang Masih Proyeksikan Perlambatan Ekonomi

Pemerintah Jepang mempertahankan proyeksi penurunan tajam perekonomian ketika keadaan darurat nasional dicabut pekan ini dan memungkinkan perusahaan memulai proses pembukaan aktivitas bisnis.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 28 Mei 2020  |  17:00 WIB
Para pejalan kaki di Shibuya, Tokyo, Jepang, pada 26 Maret 2020 mengenakan masker untuk mencegah penyebaran virus corona jens Covid-19./Bloomberg - Kiyoshi Ota
Para pejalan kaki di Shibuya, Tokyo, Jepang, pada 26 Maret 2020 mengenakan masker untuk mencegah penyebaran virus corona jens Covid-19./Bloomberg - Kiyoshi Ota

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Jepang mempertahankan proyeksi penurunan tajam perekonomian ketika keadaan darurat nasional dicabut pekan ini dan memungkinkan perusahaan memulai proses pembukaan aktivitas bisnis.

Dilansir dari Bloomberg, Kantor Kabinet Jepang mengatakan dalam proyeksi bulanannya bahwa aktivitas akan dimulai kembali secara bertahap tetapi situasi yang sangat parah diperkirakan akan terus berlanjut.

Terkait kondosi ketenagakerjaan, Kantor Kabinet mengatakan pasar tenaga kerja terus melemah. Sementara itu, investasi bisnis kini menunjukkan tanda-tanda kelemahan.. Pemerintah juga memangkas proyeksi terhadap pertumbuhan ekspor tahhun ini.

Laporan ini datang sehari setelah pemerintah Perdana Menteri Shinzo Abe meluncurkan paket stimulus senilai US$1,1 triliun yang menggandakan ukuran total langkah-langkah bantuan virus Corona menjadi sekitar 40 persen dari produk domestik bruto.

Data pekan lalu menunjukkan Jepang sudah jatuh ke dalam resesi pada kuartal I/2020 dan analis memperkirakan PDB menyusut jauh lebih banyak pada kuartal ini.

Ekspor turun lebih dari 20 persen April karena penguncian di negara yang menjadi pasar utama menghambat permintaan untuk mobil dan suku cadang mobil Jepang.

Di sisi lain, Kantor Kabinet menaikkan proyeksi impor untuk bulan Mei. “Pengiriman dari Asia sudah mulai menunjukkan tanda-tanda bottoming out,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi jepang Virus Corona

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top