Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polri Perketat Penjagaan Pintu Masuk ke DKI Jakarta

Polri memperketat pengawasan pada semua pintu masuk kendaraan ke wilayah DKI Jakarta. Hal itu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Indonesia.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 27 Mei 2020  |  17:23 WIB
Ilustrasi-Kendaraan melintas di pintu Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (23/5/2020). - ANTARA/Nova Wahyudi
Ilustrasi-Kendaraan melintas di pintu Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (23/5/2020). - ANTARA/Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA - Polri memperketat pengawasan pada semua pintu masuk kendaraan ke wilayah DKI Jakarta. Hal itu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Indonesia.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol. Ahmad Ramadhan mengemukakan Kepolisian juga bakal melibatkan TNI untuk mengawasi dan memeriksa para pengendara yang mau masuk ke wilayah DKI Jakarta.

Menurut Ahmad masyarakat yang mau masuk ke wilayah DKI Jakarta tanpa memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) DKI Jakarta akan diminta putar balik ke daerah asal atau dilarang masuk ke DKI Jakarta. Langkah itu sesuai dengan aturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 47 Tahun 2020.

"Jadi kalau ada warga yang mau masuk ke Jakarta tanpa ada SIKM, akan diputar balik lagi," tutur Ahmad, Rabu (27/5/2020).

Ahmad menjelaskan bahwa SIKM hanya berlaku untuk satu orang. Jika ada tiga orang yang berada dalam satu mobil, tetapi hanya bisa menunjukkan satu SIKM, maka dua orang lainnya harus putar balik.

Jika masyarakat yang memaksa masuk ke DKI Jakarta akan dikarantina selama 14 hari di lokasi yang telah ditentukan Tim Gugus Tugas Covid-19 DKI Jakarta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta Virus Corona
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top