Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Aturan Kerja ‘New Normal’: Waktu Kerja Jangan Terlalu Panjang

Pemerintah mengimbau agar pengaturan waktu kerja juga disesuaikan di tengah situasi new normal pandemi Covid-19 saat ini.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 25 Mei 2020  |  10:41 WIB
Pekerja pabrik pulang seusai bekerja di salah satu pabrik makanan di Jakarta, Sabtu (11/4/2020). Bisnis - Abdurachman
Pekerja pabrik pulang seusai bekerja di salah satu pabrik makanan di Jakarta, Sabtu (11/4/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah mengimbau agar pengaturan waktu kerja juga disesuaikan di tengah situasi new normal pandemi Covid-19 saat ini. 

Hal ini tertuang dalam aturan normal baru yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kesehatan No. HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi. 

Pengaturan waktu kerja yang terlalu panjang alias lembur dikhawatirkan akan mengakibatkan pekerja kekurangan waktu untuk beristirahat. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan sistem kekebalan/imunitas tubuh, sehingga rawan terkena paparan Covid-19 di tempat kerja. 

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan dunia usaha dan masyakat pekerja memiliki kontribusi besar dalam memutus mata rantai penularan karena besarnya jumlah populasi pekerja dan besarnya mobilitas, serta interaksi penduduk umumnya disebabkan aktivitas bekerja.

“Tempat kerja sebagai lokus interaksi dan berkumpulnya orang merupakan faktor risiko yang perlu diantisipasi penularannya,” katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers Kementerian Kesehatan, Senin (25/5/2020).

Peraturan Pemerintah No. 21/2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 telah menyatakan bahwa PSBB dilakukan salah satunya dengan meliburkan tempat kerja. Namun dunia kerja tidak mungkin selamanya dilakukan pembatasan, roda perekonomian harus tetap berjalan.

“Untuk itu, pascapemberlakuan PSBB dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, perlu dilakukan upaya mitigasi dan kesiapan tempat kerja seoptimal mungkin sehingga dapat beradaptasi melalui perubahan pola hidup pada situasi Covid-19 atau new normal,” ujarnya.

Selain aturan lembur, pemerintah juga mengatur pekerja sif malam alias sif 3 agar ditiadakan.

Biasanya, sif 3 mengatur waktu kerja yang dimulai pada malam hingga pagi hari. Namun, jika tak memungkinkan dan sif 3 tetap berjalan, diatur agar pekerja pada sif tersebut diutamakan untuk mereka yang berusia kurang dari 50 tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenkes Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) New Normal
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top