Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Donald Trump Enggan Pakai Masker di depan Kamera, Kenapa?

Trump menjelaskan alasannya itu di depan sejumlah juru kamera dan reporter saat kunjungannya ke pabrik Ford di Ypsilanti, Michigan, Kamis (21/5/2020).
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 22 Mei 2020  |  16:04 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berkunjung ke perusahaan distributor peralatan medis Owens & Minor di Allentown, Pennsylvania, Amerika Serikat, Kamis (14/5/2020), di tengah pandemi wabah virus corona (Covid-19)./Antara/Reuter - Carlos Barria
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berkunjung ke perusahaan distributor peralatan medis Owens & Minor di Allentown, Pennsylvania, Amerika Serikat, Kamis (14/5/2020), di tengah pandemi wabah virus corona (Covid-19)./Antara/Reuter - Carlos Barria

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku enggan memberikan ‘kesenangan’ kepada media saat dia menggunakan masker.

Dilansir BBC International melalui video yang ditayangkannya, Trump menjelaskan alasannya itu di depan sejumlah juru kamera dan reporter saat kunjungannya ke pabrik Ford di Ypsilanti, Michigan, Kamis (21/5/2020).

Dia mengaku dirinya menggunakan masker seperti aturan pabrik, tetapi menolak untuk menunjukkannya di depan kamera.

“Saya menggunakan masker di belakang sana. Namun, saya tidak ingin membuat senang para wartawan dengan melihatnya,” ujar Trump.

Dia bahkan menunjukkan maskernya, tetapi tetap tidak berminat menggunakannya di depan kamera. Trump mengatakan bahkan mengungkapkan bahwa dirinya menyukai maskernya dan merasa terlihat lebih baik saat menggunakan masker.

Oleh karena dia tengah melakukan pidato, maka dia tidak akan melepas maskernya.

Dalam sebuah polling yang dirilis Quinnipiac University pada 20 Mei 2020, dua per tiga responden (67 persen) mengatakan Trump harus menggunakan masker saat di keluar ke area publik. Sebanyak 27 persen mengatakan Trump tidak menggunakan masker.

Adapun dari respons dari sejumlah partai beragam. Demokrat (90 persen) yang mengatakan Trump perlu menggunakan masker, sementara independen (66 persen). Sementara Republik hanya 38 persen yang mengatakan hal tersebut.

Hasil ini sangat mirip dengan jawaban pada pertanyaan apakah semua orang harus mengenakan masker di depan umum. Sebanyak 64 persen mengatakan ya dan 33 persen mengatakan tidak.

"Orang Amerika dengan tegas meminta sesama warga Amerika untuk mengenakan masker, termasuk presiden - yang pada kenyataannya menolak," kata Analis Tim Malloy.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat Virus Corona Donald Trump
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top