Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kejagung Bentuk Tim Khusus Selidiki Dugaan Suap Eks JAMPidsus Kejagung

Kejaksaan Agung telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki perkara dugaan tindak pidana suap mantan Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus Adi Toegarisman sebesar Rp7 miliar.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 19 Mei 2020  |  08:40 WIB
Logo Kejaksaan RI di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih
Logo Kejaksaan RI di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki perkara dugaan tindak pidana suap mantan Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus Adi Toegarisman sebesar Rp7 miliar.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono mengemukakan bahwa perkara dugaan tindak pidana suap itu terungkap setelah asisten pribadi eks Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi yaitu Miftahul Ulum memberi kesaksian di pengadilan bahwa ada dugaan tindak pidana suap terhadap Adi Toegarisman sebesar Rp7 miliar agar kasus dugaan tindak pidana korupsi di KONI dan Kemenpora tidak dilanjutkan penyidikannya.

"Sudah, kami sudah membentuk tim khusus untuk menyelidiki pernyataan itu ya, memang terkait kasus KONI kan katanya," tuturnya, Selasa (19/5/2020).

Sebelumnya, Miftahul Ulum menyebut anggota BPK Achsanul Qosasi dan Adi Toegarisman diduga telah menerima suap dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap hibah KONI dengan terdakwa Imam Nahrawi di Pengadilan Tipikor.

Pada persidangan tersebut Ulum mengemukakan bahwa Achsanul Qosasi menerima Rp3 miliar dan Adi Toegarisman menerima Rp7 miliar.

Menurut Ulum, tujuan uang tersebut diberikan yaitu agar Kejagung tidak memanggil dan melanjutkan kasus KONI di Kejagung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jaksa agung Menpora Imam Nahrawi
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top