Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Langgar Komitmen Asimilasi, Habib Bahar bin Smith Kembali Dijebloskan ke Penjara

Polda Jawa Barat kembali menangkap dan membawa narapidana Habib Bahar bin Ali bin Smith ke Lapas Gunung Sindur setelah dibebaskan melalui Program Asimilasi Kemenkumham pada Minggu (17/5/2020).
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 19 Mei 2020  |  07:27 WIB
Penceramah asal Manado Habib Bahar bin Ali bin Smith. - Youtube
Penceramah asal Manado Habib Bahar bin Ali bin Smith. - Youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Polda Jawa Barat kembali menangkap dan membawa narapidana Habib Bahar bin Ali bin Smith ke Lapas Gunung Sindur setelah dibebaskan melalui Program Asimilasi Kemenkumham pada Minggu (17/5/2020).

Kuasa Hukum Habib Bahar bin Ali bin Smith, Aziz Yanuar mengungkapkan bahwa kliennya kembali ditangkap Polda Jawa Barat, karena diduga telah melanggar komitmen asimilasi Kemenkumham. 

Aziz menyebutkan salah satu komitmen asimilasi itu adalah larangan Habib Bahar bin Ali bin Smith untuk berceramah dan menyinggung penguasa lagi setelah dibebaskan. Namun, setelah dibebaskan pada Minggu (17/5/2020), Habib Bahar bin Ali bin Smith kembali berceramah.

"Alasan klien saya ditangkap lagi karena dari pihak Kemenkumham membatalkan pembebasannya dan melanggar komitmen asimilasi yaitu jangan berceramah dan menyinggung penguasa,"tuturnya kepada Bisnis, Selasa (19/5/2020).

Dia menjelaskan bahwa kliennya ditangkap Polda Jawa Barat pada Selasa  (19/5/2020) sekitar pukul 02.00 WIB di kediamannya.

"Ditangkap dini hari tadi sekitar pukul 02.00 WIB," katanya.

Seperti diketahui, Habib Bahar bin Ali bin Smith adalah terpidana kasus penganiayaan terhadap dua remaja pada Selasa 9 Juli 2019 di Gedung Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung.

Atas perbuatannya, dia divonis tiga tahun penjara dan denda Rp50 juta, subsider 1 tahun penjara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

narapidana Habib Bahar
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top