Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

FPI Sweeping Warung Makan di Ciamis, Polda Jabar: Itu Hoaks, Video 2007

Polda Jawa Barat memastikan video viral tentang aksi Ormas FPI DPW Ciamis yang tengah melakukan sweeping terhadap warung makan di Ciamis adalah hoaks.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 05 Mei 2020  |  10:40 WIB
Front Pembela Islam (FPI) - Istimewa
Front Pembela Islam (FPI) - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Polda Jawa Barat memastikan video viral tentang aksi Ormas FPI DPW Ciamis yang tengah melakukan sweeping terhadap warung makan di Ciamis adalah hoaks.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Polisi Erlangga menjelaskan bahwa video yang viral di wilayah Jawa Barat tersebut merupakan aksi FPI pada tahun 2007 atau 12 tahun yang lalu. Namun, video tersebut kini diputar dan disebarkan kembali oleh oknum masyarakat. 

"Video itu memang benar terjadi, tetapi tidak sesuai dengan fakta dan waktu kejadiannya," tuturnya, dalam keterangan resmi Selasa (5/5//2020).

Dia menjelaskan berdasarkan hasil penelusuran tim patroli siber Polda Jawa Barat, video tersebut dipublikasikan pada 24 September 2007 dengan durasi tayang sepanjang 1 menit 26 detik yang merupakan tayangan berita Headline News, salah satu Stasiun Televisi swasta di Indonesia.

Erlangga mengatakan bahwa video itu pertama kali diunggah oleh pemilik akun media sosial Havid Han dengan judul Aksi FPI Part 1. Menurutnya, dari video tersebut, massa FPI menghancurkan warung tempat jual makanan dan memukul warga yang tidak berpuasa.

"Itu video lama yang diputar kembali," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ramadan polda jabar fpi
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top