Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mal di Abu Dhabi Kembali Dibuka, Pengunjung Dibatasi

Tiga mal di Abu Dhabi kembali beroperasi pada Sabtu (2/5) dengan membuka 30 persen kapasitas kunjungannya. Di samping itu, pengelola mal juga menyediakan alat pengecek suhu tubuh.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Mei 2020  |  22:39 WIB
Mal di Abu Dhabi - Antara
Mal di Abu Dhabi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah mal di ibu kota Uni Emirat Arab (UAE), Abu Dhabi, akhir pekan ini mulai buka kembali dengan membatasi jumlah pengunjung setelah pelonggaran aturan karantina, yang diberlakukan selama lebih dari satu bulan demi menanggulangi COVID-19.

Tiga mal di Abu Dhabi kembali beroperasi pada Sabtu (2/5) dengan membuka 30 persen kapasitas kunjungannya. Di samping itu, pengelola mal juga menyediakan alat pengecek suhu tubuh, kata kantor pemerintah urusan media lewat media sosial Twitter.

Penguasa wilayah Sharjah juga mengumumkan kembali membuka mal.

Mal, restoran dengan layanan makan di tempat, dan kafe di Dubai, pusat wisata serta bisnis UAE, kembali beroperasi dengan kapasitas terbatas. Pengunjung juga diwajibkan memakai masker dan sarung tangan serta menjaga jarak.

Kantor urusan media wilayah Sharjah mengatakan sejumlah mal, salon, dan restoran dapat membuka kembali usahanya, Minggu (3/5/2020).

Sarana umum lainnya seperti sekolah, masjid, dan bioskop di UAE tetap tutup.

Otoritas setempat melaporkan kasus positif Covid-19 hampir mencapai 13.600 jiwa dan 119 di antaranya meninggal dunia akibat penyakit itu.

Dari jumlah itu, pemerintah tidak memberi rincian kasus positif di tujuh wilayah emirat.

Tidak hanya itu, UAE juga memberi kelonggaran aturan jam malam, yang pertama kali diterapkan pada 26 Maret. Kelonggaran itu diberikan saat umat Islam mulai menjalani ibadah puasa Ramadhan pada 24 April.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

uni emirat arab

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top