Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sejarah Tercetusnya Libur May Day di Dunia

1 Mei, dijadikan tanggal gerakan kaum proletar di seluruh dunia, untuk melawan ketidakadilan yang dilakukan oleh kelompok borjuis.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 30 April 2020  |  13:51 WIB
Buruh dari berbagai serikat pekerja melakukan aksi memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta, Rabu (1/5/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Buruh dari berbagai serikat pekerja melakukan aksi memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta, Rabu (1/5/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - May day yang jatuh pada 1 Mei. Biasanya para pekerja di dunia pasti turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasinya kepada pemilik modal.

Indonesia sendiri tak luput dari peringatan ini. Di kota-kota besar seperti Jakarta, jalan raya atau landmark kota penuh dengan buruh yang melakukan aksi dan menyuarakan aspirasinya. Napas tuntutannya setiap tahun sama, yakni menuntut kesejahteraan.

Lepas dari itu, bagaimana sebenarnya May Day atau Hari Buruh ini muncul?

Dilansir dari Boldsky, May Day bisa tercetus pada pertengahan abad ke-19. Kala itu,  para pekerja industri bekerja selama 12-15 jam sehari dan tidak memiliki lingkungan kerja yang lebih baik.

Kemudian pada tahun 1886, ribuan pekerja industri memimpin pemogokan nasional di Amerika Serikat (AS) dan menuntut kondisi kerja yang lebih baik, yang terdiri dari 8 jam kerja dalam sehari. Namun tuntutan tidak hanya terjadi di AS saja tetapi juga di Jerman, Inggris, dan Prancis.

Banyak yang mengatakan, manifesto komunis yang ditulis oleh Karl Marx (filsuf, jurnalis, reformis, dan ekonom Jerman) memberi dampak besar bagi para pekerja dan organisasi industri.

Manifesto ini ditulis pada tahun 1848 ketika para pekerja industri menghadapi eksploitasi ekstrim, tetapi tuntutan pekerja tidak terpenuhi hanya dalam sehari. Bahkan, butuh beberapa tahun dan protes hingga pertumpahan darah agar tuntutan mereka diamini.

Signifikansi May Day

Di Amerika Serikat, tanggal 1 Mei menjadi hari libur setiap tahunnya. Hal yang sama berlaku untuk banyak negara termasuk India.

Di India, May Day bermula di Madras (sekarang Chennai) pada 1923 di bawah kekuasaan Raja Inggris. Namun kala itu lebih seperti pertemuan yang dipimpin oleh Singaravelan, pemimpin Partai Buruh Kisan Hindustan.

Di bawah kepemimpinannya, dua pertemuan terpisah diadakan, satu di Pantai Triplicane dan yang lainnya di dekat Pengadilan Tinggi Madras.

Pertemuan-pertemuan ini menghasilkan deklarasi libur pemerintah pada 1 Mei setiap tahunnya. Mulai pada hari itu, para pekerja di setiap sektor negara dihormati dan kontribusi mereka diakui.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

buruh upah buruh may day hari buruh
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top