Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Buntut Bentrokan TNI-Polri di Papua, Seluruh Senpi Personil Ditarik

Penarikan senjata api itu merupakan upaya TNI dan Polri agar peristiwa bentrokan tidak berlanjut.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 13 April 2020  |  16:29 WIB
Ilustrasi - Antara/Nova Wahyudi
Ilustrasi - Antara/Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan bahwa Polri dan TNI sempat menarik senjata seluruh personil yang sempat terlibat bentrokan di Memberamo Raya Papua.

Dia menjelaskan penarikan senjata api itu merupakan upaya TNI dan Polri agar peristiwa bentrokan tidak berlanjut atau ada personil yang balas dendam atas insiden tewasnya tiga orang personil Polri di Memberamo Raya Papua.

Menurut Paulus, penarikan senjata itu langsung dilakukan oleh Pimpinan TNI-Polri pada hari yang sama setelah insiden penembakan terjadi pada Minggu 12 April 2020.

"Kami langsung menarik senjata seluruh personil karena khawatir akan ada aksi lanjutan. Seluruh senjata yang ada di Polres, Polsek dan Brimob ditarik semua dan dititipkan di gudang," ujar Paulus kepada Bisnis melalui sambungan telepon, Senin (13/4/2020).

Selain menarik senjata api, Paulus mengemukakan bahwa pihaknya juga telah memerintahkan semua anggota Polri untuk masuk ke Polres dan Polsek masing-masing untuk menghindari bentrokan susulan.

"Semua personil sudah diperintahkan untuk masuk ke tempat (Polsek dan Polres) masing-masing," kata Paulus.

Dia berharap peristiwa bentrokan antara Polri dan TNI tidak terjadi lagi di Bumi Cendrawasih. Paulus menilai bahwa TNI dan Polri harus bersatu untuk menjaga keamanan NKRI di Papua.

"Semoga tidak terjadi bentrokan lagi, TNI dan Polri harus bersinergi," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua penembakan bentrok tni-polri
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top