Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dampak Corona, 15 Perusahaan di Bintan Tutup Sementara

Sebagian besar perusahaan yang tutup itu bergerak di bidang pariwisata karena tidak lagi dikunjungi wisatawan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 April 2020  |  14:11 WIB
Pulau Bintan - Istimewa
Pulau Bintan - Istimewa

Bisnis.com, TANJUNGPINANG — Sebanyak 15 perusahaan di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, menutup usaha mereka untuk sementara sebagai dampak dari pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Bintan Indra Hidayat mengatakan bahwa sebagian besar perusahaan itu bergerak di bidang pariwisata, yang tidak dikunjungi wisatawan sejak Covid-19.

Setiap hari, wisatawan yang paling banyak berkunjung ke Bintan berasal dari Singapura. Sementara sekarang Singapura mengeluarkan kebijakan pembatasan terhadap warga asing yang datang ke negara itu.

"Kondisi ini yang menyebabkan hotel dan restoran di Bintan sepi pengunjung," ucapnya, MIngggu (12/4/2020).

Perusahaan yang tidak beroperasi sementara waktu yakni PT Bintan On Base Resort, Starjet Grup, PT Arty Bintan Hotel, PT Bintan SPA Villa, PT Bakri Karya Sarana, PT Bali Holiday, PT Pulau Cempedak, PT Pulau Nicoi, PT Bintan Pulau Indah, PT Bukit Bintan Raya, Tanah Merah Seafood Restoran, PT Bintan Alumni Indonesia, PT Serumpun Padi Mas, PT Langit Asta Perkasa CB, PT Alam Indah Bintan.

Indra menjelaskan bahwa PT Alam Indah Bintan atau dikenal dengan nama Nirwana Garden Lagoi belum memberi daftar nama karyawan yang dirumahkan. Perusahaan tersebut akan merumahkan 564 orang karyawannya.

"Jumlah karyawan yang di-PHK sebanyak 635 orang, sedangkan karyawan yang dirumahkan mencapai 1.361 orang," ujarnya.

Jumlah karyawan yang di-PHK maupun dirumahkan akan berubah dan potensial terus mengalami peningkatan jika permasalahan Covid-19 ini tidak dapat diselesaikan dalam sebulan atau 2 bulan ini.

Pemkab Bintan telah memikirkan dampak sosial akibat peningkatan jumlah warga yang tidak bekerja. Bintan akan memberi bantuan tunai langsung sebesar Rp300.000 kepada warga kurang mampu.

Bantuan ini diberikan selama 4 bulan. Selain itu, warga yang tidak bekerja akan diberi Kartu Prakerja yang menjadi program pemerintah pusat. Melalui kartu ini, mereka akan diberi pelatihan agar memiliki keahlian khusus untuk bekerja atau membangun usaha sendiri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

phk bintan

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top