Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lindungi Petugas Sampah dan Pemulung dari Virus Corona

Kelompok pemulung dan petugas kebersihan masih terus bekerja, meskipun virus Corona (Covid-19) mengancam.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 08 April 2020  |  17:27 WIB
Pemulung mengangkat sampah yang bisa didaur ulang di TPA Antang Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (5 Januari 2016).  -  Antara Yusran Uccang
Pemulung mengangkat sampah yang bisa didaur ulang di TPA Antang Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (5 Januari 2016). - Antara Yusran Uccang

Bisnis.com, JAKARTA - Petugas sampah di seluruh Indonesia masih bekerja setiap hari mengangkut sampah selama pandemi virus Corona. Para pemulung juga harus bertahan hidup karena mereka hidup dari sektor sampah yang memiliki nilai jual tersebut, mereka pantas untuk dilindungi.

M Bijaksana Junerosano Founder of Generation Foundation dan Waste4Change menuturkan bahwa sampai saat ini terdapat kurang lebih 300.000 petugas persampahan di seluruh Indonesia dan 600.000 pemulung beserta 2,4 juta keluarganya yang masih bekerja di tengah pandemi virus corona.

“Mereka harus bertahan hidup setiap hari karena mereka hidup dari sektor sampah yang memiliki nilai jual tersebut, mereka bekerja tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), mereka sangat rentan karena menurut penelitian virus ini bisa hidup beberapa jam di beberapa permukaan,” tulisnya dalam konferensi pers Indonesia Lawan Corona yang digelar secara daring, Rabu (8/4/2020).

Dia menambahkan bahwa pihaknya ingin mendorong pemerintah agar lebih memperhatikan petugas persampahan dan pemulung, meskipun surat edaran khusus sudah dikeluarkan.

“KLHK sudah mengeluarkan surat edaran khusus terkait penanganan sampah di masa pandemik ini. Namun realita di lapangan masih cukup gamang dan banyak yang belum bisa menyingkapi secara cepat lalu menghubungi kami karena dalam anggaran yang mereka punya tidak ada untuk APD.”

Hari ini tercatat 68 organisasi dan institusi yang ikut berbondong-bondong menggalang dana dan menyebarkan informasi terkait petugas persampahan dan pemulung agar aman dari virus corona. Pihaknya juga tetap membuka diri terhadap organisasi-organisasi lain yang ingin berpartisipasi melalui kitabisa.com

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sampah sampah dki Virus Corona covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top