Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Khawatir Presiden Dihina Saat Tangani Virus Corona, Ini Langkah Kapolri

Kapolri memprediksi lima potensi kejahatan tindak pidana siber selama Pemerintah Pusat menangani penyebaran virus corona atau covid-19 di Indonesia, salah satunya adalah penghinaan terhadap penguasa seperti Presiden Jokowi.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 05 April 2020  |  22:03 WIB
Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (kiri) berbincang dengan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (kanan) sebelum mengikuti rapat terbatas (ratas) di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/2/2020). - Antara
Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (kiri) berbincang dengan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (kanan) sebelum mengikuti rapat terbatas (ratas) di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/2/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis telah mengeluarkan Surat Telegram bernomor ST/1100/ IV/HUK.7.1/2020 untuk menangani perkara tindak pidana kejahatan siber di Indonesia.

Dalam surat telegram itu, Kapolri memprediksi ada lima potensi kejahatan tindak pidana siber selama Pemerintah Pusat menangani penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Indonesia, salah satunya adalah penghinaan terhadap penguasa seperti Presiden Jokowi maupun pejabat lainnya.

Kapolri meminta Kabareskrim Polri mengenakan Pasal 207 KUHP kepada siapapun yang menghina penguasa dengan ancaman pidana penjara 1 tahun 6 bulan.

"Memang benar ada Surat Telegram itu dari Pak Kapolri," tutur Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (5/4/2020).

Tidak hanya itu, potensi kejahatan lain yang ada di Surat Telegram nomor: ST/1100/IV/HUK.7.1/2020 itu adalah ketahanan akses data Internet selama masa darurat virus Corona, penyebaran informasi palsu atau hoax, penipuan jual-beli online alat kesehatan dan tidak mau di karantina juga bakal dipidanakan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi kapolri kejahatan siber
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top