Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bos WHO Marah, Negara di Dunia Diminta Ikuti 6 Langkah Ini

Tedros mengungkapkan pemerintah harus berhenti membuang-buang waktu berharga yang dibutuhkan untuk melawan virus corona setelah menyia-nyiakan kesempatan untuk mencegah pandemi Covid-19.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 27 Maret 2020  |  07:17 WIB
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers setelah pertemuan Komite Darurat Peraturan Kesehatan Internasional (IHR) untuk Pneumonia karena Novel Coronavirus 2019-nCoV di Jenewa, Swiss, 22 Januari, 2020. - Reuters
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers setelah pertemuan Komite Darurat Peraturan Kesehatan Internasional (IHR) untuk Pneumonia karena Novel Coronavirus 2019-nCoV di Jenewa, Swiss, 22 Januari, 2020. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA- Direktur Jenderal World Health Organization (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus kembali menegur pemerintah negara-negara di dunia dalam hal penanganan kasus virus Corona atau Covid-19.

Tedros mengungkapkan pemerintah harus berhenti membuang-buang waktu berharga yang dibutuhkan untuk melawan virus corona setelah menyia-nyiakan kesempatan untuk mencegah pandemi Covid-19.

"Kami menyia-nyiakan kesempatan pertama. Waktu untuk bertindak sebenarnya lebih dari sebulan yang lalu atau dua bulan yang lalu," papar Tedros, seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (26/3/2020).

Tedros menuturkan dunia memiliki peluang kedua, karena 150 negara memiliki kurang dari 100 kasus yang dilaporkan dan masih punya waktu untuk mempersiapkan.

Negara tersebut telah menerapkan lockdown sehingga memenangkan waktu untuk menerapkan langkah-langkah agresif untuk memberantas penyakit ini.

Berapa lama lockdown harus berlangsung tergantung pada tindakan apa yang dilakukan negara selama mereka bisa memastikan penyakit ini diberantas.

Sementara sejumlah rezim menerapkan biaya sosial dan ekonomi yang keras, Tedros mengingatkan negara manapun tidak ingin melihat sekolah dan bisnis berjalan normal, kemudian kembali harus ditutup karena jumlah kasus meningkat.

Oleh karena itu, Tedros memberikan 6 langkah yang harus dijalankan oleh setiap negara:

-Perbanyak, latih dan kerahkan para pekerja layanan kesehatan
-Terapkan sistem untuk segera menemukan kasus yang dicurigai
-Tingkatkan produksi alat tes dan ketersediaan alat tes
-Identifikasi fasilitas yang dapat diubah menjadi pusat kesehatan virus corona
-Kembangkan rencana untuk mengkarantina kasus
-Refocussing pada upaya menekan penyebaran virus

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

who Virus Corona

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top