Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemenko Marves Datangkan 40 Ton Alkes dari China

Bantuan alkes itu terdiri atas test kit Covid-19, masker N95, masker bedah, hingga alat pelindung diri seperti baju, kacamata, sarung tangan, dan sebagainya.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 26 Maret 2020  |  18:13 WIB
Petugas kesehatan memeriksa alat kesehatan di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran itu siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A - Pool
Petugas kesehatan memeriksa alat kesehatan di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran itu siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A - Pool

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) bakal mendatangkan alat-alat kesehatan (alkes) dari China sebanyak 40 ton untuk pengendalian dan penanganan wabah Covid-19 di Indonesia.

Juru Bicara (Jubir) Menko Marves dan Kemenko Marves Jodi Mahardi mengatakan alkes tersebut merupakan hasil koordinasi sumbangan. Adapun, dalam hal ini Kementerian bekerja sama Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI).

"Para donatur sebagian besar adalah para investor yang telah berinvestasi di Indonesia seperti di Morowali, Weda Bay, Obi, Kendari, Konawe, dan daerah sekitar. Para investor mengirimkan bantuan alkes untuk membantu penanganan pandemi secara nasional dan juga daerah lokal, khususnya tempat mereka berinvestasi," kata Jodi dalam siaran pers, Kamis (26/3/2020).

Dia menjelaskan alkes itu diangkut menggunakan pesawat Garuda Indonesia jenis Boeing 777 dan dijadwalkan tiba di Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten pada malam ini. Beberapa perusahaan asal China yang memiliki investasi di Indonesia berinisiatif memberikan sumbangan alat-alat kesehatan untuk membantu proses penanganan dan pengendalian wabah Covid-19.

Pihaknya memaparkan bantuan alkes itu terdiri atas test kit Covid-19, masker N95, masker bedah, hingga alat pelindung diri seperti baju, kacamata, sarung tangan, dan sebagainya. Seluruh bantuan tersebut nantinya akan didistribusikan melalui Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB), kampus-kampus, dan lainnya.

Selain memberikan bantuan alat kesehatan, Kemenko Marves bersama APLSI juga mengkoordinasikan pemberian bantuan alat laboratorium untuk memeriksa virus tersebut kepada enam fakultas kedokteran di Indonesia berupa alat PCR dan RNA extraction machine.

Alat itu, lanjutnya, akan mampu memeriksa swab test yang dilakukan untuk mendeteksi Covid-19. Ke depan, setelah alat ini dikirimkan, diharapkan pada April minggu kedua semua fakultas kedokteran tersebut akan memiliki kemampuan untuk melakukan tes masing-masing sebanyak 1.000 sampel per harinya.

"Bantuan alkes ini adalah bukti hubungan baik antara kedua negara dan juga wujud kepedulian terhadap wabah corona yang kita tahu merupakan tantangan semua negara di dunia hari ini," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Luhut Pandjaitan
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top