Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tes Massal Virus Corona di Jakarta, Anies Siapkan Skema Tertib dan Rapi

Tes massal ini merupakan turunan dari instruksi Presiden Jokowi. Pemprov DKI akan melakukan tes massal dengan tertib dari rapi yang melibatkan semua unsur.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 19 Maret 2020  |  18:42 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan situasi virus corona di DKI Jakarta, Jumat (13/3/2020). JIBI - Bisnis/Aziz Rahardyan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan situasi virus corona di DKI Jakarta, Jumat (13/3/2020). JIBI - Bisnis/Aziz Rahardyan

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyatakan bahwa pihaknya akan menyiapkan skema pengetesan massal infeksi virus Corona (Covid-19) di wilayah DKI Jakarta. 

Seperti diketahui, hal ini merupakan amanat Presiden RI Joko Widodo yang menghendaki peralatan rapid test dengan cakupan besar segera diperbanyak, agar indikasi virus Corona yang memapar tiap warga diketahui lebih awal.

"Kami antisipasi. Jadi kita menyiapkan seluruh jajaran Dinas Kesehatan, aparat pemeritah, untuk nanti, kalau bisa, harus melakukan. Kita lakukan dengan tertib dan rapi," ujar Anies, Kamis (19/3/2020).

Anies menggarisbawahi bahwa upaya ini perlu sinergi bersama antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kepolisian dari Polda hingga Polsek, Babinkamtibmas, sampai unsur TNI.

"Jadi nanti ketika kita sudah mengetahui berapa banyak alat testing yang akan diarahkan ke Jakarta, kita nanti akan siapkan untuk bisa melakukannya di Jakarta dengan efisien," tambahnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta sekaligus Koordinator Call Center Tim Tanggap Covid-19 DKI, Ani Ruspitawati menambahkan, terkini fokus Pemprov DKI Jakarta ada pada sisi kecepatan pencegahan penularan.

"Dengan sudah ada tiga laboratorium jejaring Kemenkes di Jakarta, harapannya kita bisa ikut membantu percepatan pengetesan spesimen. Fokusnya di penanganan pasien [yang dinyatakan positif], karena kita juga bisa lebih cepat tracing dan melakukan langkah tegas kalau hasil tes itu cepat," ujar Ani kepada Bisnis.

Seperti diketahui, Menkes telah mengabulkan usulan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait laboratorium pembantu, yakni Laboratorium Kesehatan Daerah DKI Jakarta, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, serta Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sebagai laboratorium rujukan nasional pemeriksaan virus Corona.

Namun demikian, Ani menekankan bahwa langkah pasti yang tengah difokuskan Pemprov DKI Jakarta, yakni penerapan social distancing measure, seiring dengan persiapan langkah lainnya seperti pengetesan massal.

"Kalau misalnya lab-nya tambah banyak tapi sampelnya yang dikirim juga makin banyak ya, tidak menjamin juga. Tapi secara prinsip, dengan makin banyak titik pengetesan, bisa semakin cepat. Makanya, terpenting itu sekarang menghambat penularan dengan social distancing terlebih dahulu," tambahnya.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani, pun mengapresiasi rencana pemerintah untuk melakukan tes massal virus Corona bagi masyarakat.

Pasalnya, menilik negara-negara lain yang terkena wabah virus Corona, pengetesan massal memang merupakan kunci, seperti yang dilakukan Korea Selatan. Sebab bisa memberikan kepastian bagi masyarakat.

"India punya 53 pusat tes gratis, Amerika ada seratus mesin yang bisa lebih dari seribu tes sehari, dan Korea Selatan bisa dari dalam mobil, kayak 'beli burger'. Hasilnya dikirim via aplikasi, gratis juga," ungkapnya.

Zita pun mengusulkan agar Pemprov Jakarta nantinya mampu melakukan tes di tempat-tempat umum, seperti stasiun dan halte bus way. Sebab, pengguna kendaraan umum paling beresiko tertular penyakit apapun.

"Dulu zaman Belanda, (penyakit) pes itu menyebar lewat kereta-kereta, terutama yang bawa logistik. Ini mesti dapat perhatian lebih. Paling tidak, stasiun-stasiun dan halte busway utama di Jakarta juga tersedia tes Covid-19. Semoga segera direalisasikan, bukan hanya wacana. Semakin ada kejelasan, masyarakat pun makin tenang," tutup Zita.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anies baswedan Virus Corona covid-19
Editor : Andya Dhyaksa
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top