Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penimbun Masker dan Penyebar Hoaks Corona Bakal Dituntut Hukuman Maksimal

Tuntutan maksimal kepada pelaku bertujuan memberikan efek jera tersangka sekaligus peringatan bagi pelaku lain agar tidak mengulangi perbuatan yang sama.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 19 Maret 2020  |  01:48 WIB
Karyawan pabrik masker di Changyuan, Provinsi Henan, memeriksa hasil pekerjaannya di tengah tingginya permintaan masker di China selama berjangkitnya wabah COVID-19. - Antara
Karyawan pabrik masker di Changyuan, Provinsi Henan, memeriksa hasil pekerjaannya di tengah tingginya permintaan masker di China selama berjangkitnya wabah COVID-19. - Antara
Bisnis.com, JAKARTA - Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) agar menuntut hukuman maksimal terhadap tersangka kasus yang berkaitan dengan virus corona atau covid-19 di Indonesia.
 
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono menjelaskan beberapa kasus yang kini ditangani JPU terkait virus corona atau covid-19 di antaranya penimbunan masker, obat-obatan dan kebutuhan bahan pokok, dan penyebaran informasi palsu atau hoaks terkait virus asal Wuhan ini di media sosial.
 
Menurutnya, tuntutan maksimal kepada pelaku itu bertujuan agar memberikan efek jera tersangka sekaligus peringatan bagi pelaku lain yang belum tertangkap Kepolisian agar tidak mengulangi perbuatan yang sama.
 
"Jaksa Agung sudah memerintahkan para Jaksa yang menangani kasus itu agar memberikan tuntutan pidana maksimal, sehingga menimbulkan efek jera," tuturnya, Rabu (18/3/2020) malam.
 
Hari juga mengakui selama Pemerintah menangani virus corona atau covid-19, tidak sedikit oknum masyarakat yang memanfaatkan situasi untuk memperkeruh situasi nasional.
Dia mencontohkan masih ada oknum yang memanfaatkan situasi itu untuk mendapatkan keuntungan pribadi dengan cara menimbun masker dan hand sanitizer agar sulit didapatkan di lapangan.
 
"Aksi penimbunan masker ini jelas telah membuat resah masyarakat, terlebih untuk strata ekonomi menengah ke bawah karena keberadaan masker yang semakin langka diikuti harga yang semakin tinggi," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jaksa agung Virus Corona
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top