Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wisma Atlet akan Disulap Jadi Tempat Isolasi

Wisma Atlet Kemayoran merupakan bangunan tingkat tinggi yang dibangun Kementerian PUPR melalui Ditjen Penyediaan Perumahan dengan jumlah 10 menara dan terdiri atas tiga menara di Blok C-2 seluas 135.000 meter persegi dan 7 menara di Blok D-10 seluas 333.700 meter persegi.
Hadijah Alaydrus & Muhamad Wildan
Hadijah Alaydrus & Muhamad Wildan - Bisnis.com 18 Maret 2020  |  14:19 WIB
Suasana di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (26/2/2018). - ANTARA/Wahyu Putro A
Suasana di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (26/2/2018). - ANTARA/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA – Gugus Tugas Covid-19 dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menyulap Wisma Atlit menjadi tempat isolasi bagi suspect virus corona.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menuturkan, Wisma Atlet hingga saat ini dirasa menjadi tempat yang tepat karena fasilitas seperti tempat tidur, listrik dan air sudah tersedia.

"Untuk isolasi, dibutuhkan suatu tempat dan wisma atlet belum digunakan sehingga menjadi tempat yang siap," ujar Sri Mulyani yang ikut dalam Gugus Tugas Covid-19, Rabu (18/3/2020).

Selain itu, Sri Mulyani menuturkan BNPB akan menyalurkan alat pendukung bagi rapid test virus corona. Dia menambahkan alat ini akan dibagikan kepada daerah yang menjadi pusat penyebaran virus corona.

"Ini akan dikoordinasikan dengan BNPB," tambahnya. 

Selain mengisolasi masyarakat yang terjangkit, Wisma Atlet dan aset sejenis juga bisa digunakan untuk menampung tenaga medis yang menangani Covid-19 di wilayah terdampak.

Wisma Atlet Kemayoran merupakan bangunan tingkat tinggi yang dibangun Kementerian PUPR melalui Ditjen Penyediaan Perumahan dengan jumlah 10 menara dan terdiri atas tiga menara di Blok C-2 seluas 135.000 meter persegi dan 7 menara di Blok D-10 seluas 333.700 meter persegi.

Adapun, dari 10 menara di Wisma Atlet tersebut, untuk Blok C-2 terdapat total unit hunian sebanyak 1.932 unit dan Blok D-10 memiliki 5.494 unit hunian.

Status Kawasan Kemayoran Blok C-2 dan Blok D-10 merupakan aset milik negara atas nama Menteri Sekretaris Negara. Rusun tersebut dibangun dengan tipe 36 dilengkapi fasilitas dua kamar tidur, ruang tamu, dapur, kamar mandi dan tempat cuci jemur.

Setiap unit rusun sudah dilengkapi dengan mebel seperti tempat tidur, lemari pakaian, kursi dan meja tamu, pendingin ruangan dan penghangat air di setiap kamar mandi.

Pembangunan hunian vertikal yang sudah dimulai sejak 17 Maret 2016 itu dilakukan berdasarkan Inpres Nomor 2 Tahun 2016 tentang Dukungan Penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018 dan Perpres Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Proyek Strategis Nasional.

Sebelumnya, Koordinator Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengingatkan agar semua lapisan masyarakat bersatu melawan virus Corona.

Saat ini, menurut Doni, adalah saat yang tepat bagi seluruh lapisan masyarakat melakukan bela negara, dalam hal ini melawan ancaman virus Corona.

"Kami mengharapkan bantuan media dan pengguna media sosial untuk menyampaikan narasi persatuan dan kesatuan serta bela negara," ujar Doni dalam pernyataan terkait perkembangan penanganan virus Corona yang disampaikan dalam teleconference, Rabu (18/3/2020).

"Lawan kita virus, ini tak kelihatan. Setiap warna negra wajib membela negara," ujar Doni.

Doni menyebutkan, di saat pemerintah dan aparat sudah bekerja semaksimal mungkin, diharapkan masyarakat juga memenuhi aturan yang diberlakukan. Misalnya terkait aturan untuk menjaga jarak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani Virus Corona WISMA ATLET
Editor : David Eka Issetiabudi
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top