Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank of England: Ketidakpastian Ekonomi Brexit Segera Berakhir

Kepala Ekonom Bank of England (BOE) Andy Haldane menyatakan bahwa sebagian besar ketidakpastian Brexit yang telah membayangi ekonomi Inggris telah terangkat.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 26 Februari 2020  |  00:35 WIB
Bank of England - e/architect.co.uk
Bank of England - e/architect.co.uk

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Ekonom Bank of England (BOE) Andy Haldane menyatakan bahwa sebagian besar ketidakpastian Brexit yang telah membayangi ekonomi Inggris telah terangkat. Meskipun begitu, masih terlalu dini untuk mengatakan investasi bisnis telah sepenuhnya pulih.

"Sebagian besar, jika tidak semua dari ketidakpastian telah hilang," kata Haldane seperti dilansir Bloomberg, Selasa (25/2/2020).

Haldane menambahkan, terangkatnya sebagian besar ketidakpastian itu berkontribusi pada investasi yang mulai bergairah.

Survei terbaru tentang manufaktur, perumahan dan konsumen telah membaik, menunjukkan ekonomi mulai bangkit kembali setelah setahun ketidakpastian politik mengenai Brexit.

Bank of England (BOE) membiarkan suku bunga tidak berubah bulan lalu. Bloomberg Economics memperkirakan bahwa BOE tidak akan mengubah suku bunga acuannya sama sekali tahun ini dan mempertahankannya pada angka 0,75 persen.

Namun, bukan berarti Brexit sama sekali meniadakan risiko. Sementara Inggris berhasil menyetujui kesepakatan penarikan dari Uni Eropa, negara itu masih harus menegosiasikan hubungan perdagangan baru sampai akhir tahun ini.

Wabah virus Corona juga dapat membebani pertumbuhan global yang juga berdampak pada ekonomi Inggris.

Haldane mengatakan secara global, ekonomi telah tumbuh lebih kuat sejak krisis keuangan lebih dari satu dekade lalu. Neraca bank berada dalam kondisi yang lebih baik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank of england Brexit
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top