Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Marak Pneumonia Misterius di Wuhan, KBRI Keluarkan Imbauan untuk WNI di China

Baru-baru ini, dunia digemparkan dengan munculnya kasus pneumonia misterius yang belum diketahui penyebabnya di Wuhan, Provinsi Hubei, China.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 22 Januari 2020  |  18:45 WIB
Seorang petugas polisi mengenakan masker berdiri di depan pasar makanan laut di Wuhan, Provinsi Hubei, China 10 Januari 2020. Pasar makanan tersebut dihubungkan dengan wabah pneumonia yang disebabkan oleh strain baru coronavirus, tetapi beberapa pasien didiagnosis terinfeksi coronavirus baru tidak berkunjung ke pasar ini. Foto diambil 10 Januari 2020. - Reuters
Seorang petugas polisi mengenakan masker berdiri di depan pasar makanan laut di Wuhan, Provinsi Hubei, China 10 Januari 2020. Pasar makanan tersebut dihubungkan dengan wabah pneumonia yang disebabkan oleh strain baru coronavirus, tetapi beberapa pasien didiagnosis terinfeksi coronavirus baru tidak berkunjung ke pasar ini. Foto diambil 10 Januari 2020. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA -

Baru-baru ini, dunia digemparkan dengan munculnya kasus pneumonia misterius yang belum diketahui penyebabnya di Wuhan, Provinsi Hubei, China. Berdasarkan rilis KBRI Beijing, Rabu (22/1/2020), Komite Kesehatan Kota Wuhan saat ini terus melakukan penelitian dan pengawasan ketat terhadap berjangkitnya penyakit pneumonia tersebut, serta telah melakukan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit.

"Sejauh ini berdasarkan pemantauan KBRI Beijing, tidak terdapat masyarakat Indonesia yang terjangkit penyakit pneumonia dimaksud, baik di Wuhan maupun di daerah lainnya," tulis KBRI Beijing.

Sehubungan dengan hal tersebut, sesuai dengan imbauan Kementerian Kesehatan RI, KBRI Beijing mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia di wilayah China untuk memperhatikan sejumlah hal, sebagai berikut:

1. Bagi seluruh masyarakat yang berada di Wuhan atau sedang melakukan perjalanan ke Wuhan agar selalu memperhatikan kondisi kesehatannya dan segera melakukan konsultasi medis apabila merasa tidak sehat dan menunjukkan gejala-gejala demam, batuk dan sulit bernafas.

2. Menghindari kontak dengan hewan hidup termasuk unggas dan burung, dan menghindari konsumsi daging mentah dan kurang matang;

3. Menghindari berkunjung ke pasar Ikan / makanan laut atau tempat penjualan hewan hidup;

4. Menghindari untuk berinteraksi dengan orang dengan gejala demam, batuk, dan sukar bernafas atau jatuh sakit dengan gejala yang sama dengan pneumonia;

5. Selalu menjaga higienitas seperti mencuci tangan dengan sabun, memakai masker apabila sedang batuk dan pilek, dan menutup mulut dengan tisu saat batuk atau bersin.

Sementara itu, dilansir Nikkei Asian Review, hingga Selasa (21/1/2020), Komisi Kesehatan Nasional China menyatakan sebanyak 440 orang di 13 provinsi China dipastikan terinfeksi coronavirus yang diduga sebagai penyebab wabah pneumonia di Wuhan.

Adapun korban jiwa akibat virus yang ditengarai menjadi penyebab wabah penyakit serupa SARS ini bertambah menjadi sembilan orang. Selain itu, ada bukti penularan lewat pernapasan dari pasien ke pasien.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china virus
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top