Kejagung Tidak Bisa Tangani Kasus Asabri, Ini Alasannya

Kejaksaan Agung tidak akan mengusut kasus dugaan tindak pidana korupsi PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, Asabri, karena sudah ditangani Bareskrim Polri.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 22 Januari 2020  |  18:03 WIB
Kejagung Tidak Bisa Tangani Kasus Asabri, Ini Alasannya
Jaksa Agung ST Burhanuddin saat memberikan keterangan pers terkait penanganan dan perkembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (18/12/2019). - Antara / Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung tidak akan mengusut kasus dugaan tindak pidana korupsi PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, Asabri, karena sudah ditangani Bareskrim Polri.

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengakui Kejagung mendapat dukungan penuh dari Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD untuk mengusut perkara dugaan tindak pidana korupsi di PT Asabri.
 
"Ya dia [Mahfud MD] kan menyemangati kita terus pokoknya. Tapi tidak bisa, karena Asabri sudah ada yang ambil," tutur Burhanuddin, Rabu (22/1/2020).

Seperti diketahui, kasus dugaan korupsi di Asabri kali pertama dilontarkan oleh Menko Polhukam Mahfud MD di kantornya, Jakarta, Jumat (10/1). Mahfud menyebut uang yang diduga dikorupsi tak kalah fantastis dengan skandal PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Asabri merupakan perusahaan asuransi yang seutuhnya milik negara. Nasabah mencakup prajurit TNI, anggota Polri, serta pegawai negeri sipil (PNS) Korps Bhayangkara dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
asabri, bareskrim, Kejaksaan Agung

Editor : Saeno
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top