Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

4 Teori Jatuhnya Pesawat Ukraina di Iran, Ditembak Rudal Rusia?

Pemerintah Ukraina sedang mengkaji empat teori terkait jatuhnya pesawat sipil mereka di wilayah Iran di saat Negeri Para Mullah itu sedang berseteru dengan Amerika Serikat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Januari 2020  |  20:19 WIB
Puing-puing pesawat milik Ukraine International Airlines, yang jatuh setelah lepas landas dari bandara Iran Imam Khomeini, terlihat di pinggiran Teheran, Iran 8 Januari 2020. - Nazanin Tabatabaee / WANA (Kantor Berita Asia Barat) via REUTERS
Puing-puing pesawat milik Ukraine International Airlines, yang jatuh setelah lepas landas dari bandara Iran Imam Khomeini, terlihat di pinggiran Teheran, Iran 8 Januari 2020. - Nazanin Tabatabaee / WANA (Kantor Berita Asia Barat) via REUTERS

Bisnis.com, KIEV - Pemerintah Ukraina sedang mengkaji empat teori terkait jatuhnya pesawat sipil mereka di wilayah Iran di saat Negeri Para Mullah itu sedang berseteru dengan Amerika Serikat

Seorang pejabat tinggi keamanan Ukraina,  Kamis (9/1/2020) membeberkan empat teori utama mengapa sebuah pesawat Ukraina jatuh di Iran yang menewaskan 176 orang, termasuk kemungkinan serangan rudal dan terorisme.

Oleksiy Danylov, sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, membuat pernyataan sebagai laporan awal oleh para penyelidik Iran mengatakan, pesawat itu, Boeing 737-800, telah terbakar sesaat sebelum jatuh.

Ukraina sedang melihat berbagai kemungkinan penyebab kecelakaan itu, termasuk kemungkinan serangan rudal, tabrakan, ledakan mesin atau terorisme, tulisnya dalam posting Facebook.

Kecelakaan itu terjadi beberapa jam setelah Iran melancarkan serangan rudal terhadap pasukan pimpinan AS di Irak, membuat beberapa orang berspekulasi bahwa pesawat itu mungkin terkena tembakan.

Tetapi penilaian awal oleh badan intelijen Barat adalah bahwa pesawat itu mengalami kerusakan teknis dan bukan dijatuhkan oleh rudal. Lima sumber keamanan - tiga orang Amerika, satu Eropa dan Kanada - yang meminta tidak disebutkan namanya, mengatakan hal itu kepada Reuters.

Danylov mengatakan para penyelidik Ukraina di Iran ingin mencari tempat jatuhnya kemungkinan puing-puing rudal Rusia setelah melihat laporan tentang kemungkinan keberadaannya di internet.

Dia merujuk pada gambar yang tidak diverifikasi yang diedarkan di media sosial Iran yang konon menunjukkan puing-puing rudal permukaan-ke-udara Tor-M1 buatan Rusia dari jenis yang digunakan oleh militer Iran.

"Komisi (investigasi) kami sedang berbicara dengan pihak berwenang Iran tentang mengunjungi lokasi kecelakaan dan bertekad untuk mencari potongan-potongan rudal pertahanan udara Tor Rusia mengenai informasi di internet," Danylov secara terpisah mengatakan kepada situs berita Ukraina Censor.net .

Dia mengatakan Ukraina akan memanfaatkan keahlian yang dipelajari dari melakukan penyelidikan sendiri dalam penembakan 2014 penerbangan Malaysia Airlines MH-17 atas Ukraina timur, sebuah insiden yang menewaskan semua 298 orang di dalamnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

iran as vs iran ukraina

Sumber : Antara/Reuters

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top