Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indonesia dan UEA Bangun Masjid Pusat Moderasi Beragama di Solo

Menteri Agama Fachrul Razi memastikan Pemerintah Uni Emirat Arab (UAE) dan Indonesia akan membangun sebuah Masjid di Solo. Pembangunan itu disebut sebagai bentuk komitmen kedua negara dalam rangka kerja sama pengarusutamaan moderasi beragama.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 18 Desember 2019  |  14:30 WIB
Menteri Agama Fachrul Razi saat mengunjungi Grand Mosque Abu Dhabi di Uni Emirat Arab. Foto: Humas Kemenag
Menteri Agama Fachrul Razi saat mengunjungi Grand Mosque Abu Dhabi di Uni Emirat Arab. Foto: Humas Kemenag

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Agama Fachrul Razi memastikan Pemerintah Uni Emirat Arab (UAE) dan Indonesia akan membangun sebuah Masjid di Solo. Pembangunan itu disebut sebagai bentuk komitmen kedua negara dalam rangka kerja sama pengarusutamaan moderasi beragama.  

Dia mengatakan nantinya masjid tersebut dapat menjadi pusat pengarusutamaan moderasi beragama di Indonesia. Di samping itu, pengelolaan masjid dilakukan secara profesional dan terintegrasi dengan Islamic Center. Namun belum dipastikan waktu pembangunan tersebut.

"Imam masjid dapat kita datangkan dari UAE dan begitu juga sebaliknya kita akan mengirimkan imam masjid kita ke UAE. Intinya masjid ini harus dapat menjadi simbol tolernasi dan harmoni,” katanya melalui keterangan resmi, Rabu (18/12/2019).

Menurutnya, rencana pembangunan masjid tersebut saat ini masih dalam tahap pengurusan aset tanah dari Pertamina. Ground breaking pembangunan Masjid rencananya akan dilakukan setelah Presiden Joko Widodo bertemu Pangeran Muhammad Bin Zaid ada awal Januari 2020.

Beberapa hari lalu, Menag telah melakukan pertemuan kenegaraan ke Uni Emirat Arab. Dalam kesempatan itu, dia sempat berkunjung ke Grand Mosque Abu Dhabi. 

Manajemen masjid tersebut kata dia menjadi inspirasi untuk pengelolaan masjid di Solo nanti. Apalagi menurutnya bangunan itu mencerminkan tentang nilai-nilai Islam yang terbuka, toleran, dan inklusif. Terlebih masjid tersebut dapat dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai negara dengan beragam latar belakang agama dan ras.

“Masjid ini mengajarkan kita tentang pentingnya menerapkan nilai-nilai toleransi, keterbukaan, dan inklusif. Saya berharap  masjid yang akan dibangun di Solo nanti dapat mencerminkan nilai-nilai seperti itu,” terangnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

toleransi uea masjid
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top