Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ingin Tangkap Ali Kalora, Polisi Perpanjang Masa Operasi Tinombala

Mekanisme operasi ini tetap sama, yakni Polri bersama-sama TNI melaksanakan kegiatan operasi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 November 2019  |  18:14 WIB
Personel Brimob yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Operasi Tinombala 2017 memeriksa kendaraan yang melintas di Pos Pengamanan di Desa Sedoa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (2/4). - Antara/Mohamad Hamzah
Personel Brimob yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Operasi Tinombala 2017 memeriksa kendaraan yang melintas di Pos Pengamanan di Desa Sedoa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (2/4). - Antara/Mohamad Hamzah

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Asep Adi Saputra mengatakan bahwa Polri memperpanjang masa Operasi Tinombala hingga akhir Desember 2019.

"Polri, berdasarkan perkembangan situasional, (memutuskan) memperpanjang masa operasi ini sejak 4 Oktober 2019 hingga 31 Desember 2019," kata Kombes Asep Adi Saputra, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Mekanisme operasi ini tetap sama, yakni Polri bersama-sama TNI melaksanakan kegiatan operasi.

Operasi Tinombala dilaksanakan TNI-Polri sejak awal tahun 2016 di wilayah Poso, Sulawesi Tengah. Operasi ini merupakan kelanjutan dari Operasi Camar Maleo IV, dengan tujuan untuk menangkap kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso.

Pada Juli 2016, Santoso alias Abu Wardah akhirnya tewas ditembak oleh Satuan Tugas Operasi Tinombala, setelah baku tembak di wilayah desa Tambarana, Poso Pesisir Utara.

Perpanjangan masa Operasi Tinombala saat ini bertujuan menangkap penerus Santoso yakni Ali Kalora yang menjadi pemimpin MIT saat ini bersama sejumlah anggotanya yang masih tersisa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Operasi Tinombala

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top