Menimbang Kegalauan Lagarde Jadi Gubernur ECB

Lagarde, 63 tahun, ditetapkan sebagai calon gubernur ECB sejak Juli 2019, setelah sejumlah negara di Uni Eropa saling berebut memenangkan calon masing-masing.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 30 September 2019  |  10:37 WIB
Menimbang Kegalauan Lagarde Jadi Gubernur ECB
Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde. - REUTERS/Arnd Wiegmann

Christine Lagarde Mengaku Ragu Mengambil Alih posisi Gubernur ECB

Bisnis.com, JAKARTA -- Butuh waktu lama untuk meyakinkan Christine Lagarde untuk menyetujui ajakan yang menantang yakni memimpin Bank Sentral Eropa.

Lagarde, 63 tahun, ditetapkan sebagai calon gubernur ECB sejak Juli 2019, setelah sejumlah negara di Uni Eropa saling berebut memenangkan calon masing-masing.

Seperti dilansir melalui Bloomberg, Lagarde awalnya ragu untuk mengambil kesempatan ini karena dia sudah terlampau nyaman dengan pekerjaannya di Dana Moneter Internasional (IMF).

Pada saat yang sama dia juga tidak yakin dengan kemampuannya untuk memimpin kebijakan moneter zona euro.

Menurutnya, akan ada banyak orang yang berasumsi bahwa sepanjang karirnya di bidang ekonomi, Lagarde belum pernah menjadi bankir bank sentral. Dia menyadari kekurangan tersebut dan berupaya untuk memperkaya pengetahuannya di bidang moneter melalui sejumlah mantan gubernur bank sentral.

"...Dan mereka semua mendukung saya, dan mereka semua menegaskan bahwa ya, dalam keadaan saat ini, dan mengingat kekuatan lembaga dan situasi di Eropa, saya harus setuju [tawaran menjadi gubernur ECB]," ujarnya seperti dikutip melalui Bloomberg, Minggu (29/9/2019).

Lingkungan Lagarde juga membuatnya yakin bahwa detil kecil pada kebijakan moneter tidak akan selalu menjadi aspek yang paling penting dari perannya.

Berangkat dari sana, dia menekankan bahwa dirinya akan sangat bergantung pada orang-orang di sekitarnya di ECB untuk menjalankan agendanya. Termasuk satu staf khususnya, Kepala Ekonom ECB Philip Lane.

Menurut Lagarde, ada jajaran staf yang begitu kuat dan cerdas di ECB sehingga dia akan mendapatkan dukungan dari para ahli yang tepat.

"Ada anggota Dewan yang fantastis, Philip Lane, yang sebelumnya adalah mantan gubernur Bank Sentral Irlandia dan anggota dewan berbakat dalam bidangnya masing-masing," katanya.

Dalam waktu kurang dari sebulan, Lagarde akan mengambil alih tanggung jawab atas sebuah institusi yang kini tengah disibukkan dengan sengketa kebijakan yang belum pernah terjadi sebelumnya, terkait dimulainya kembali pelonggaran kuantitatif.

Para dewan gubernur berdebat tentang masalah ini di depan umum dan satu anggota Dewan Eksekutif, Sabine Lautenschlaeger, kemudian mengundurkan diri. Lagarde mengisyaratkan bahwa dia mungkin mencoba mengembalikan disiplin di dalam badan ECB.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ecb

Editor : Achmad Aris

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top