Kemlu: Keterlibatan 3 WNI di Singapura dengan Terorisme Masih Didalami

Kemlu: Keterlibatan 3 WNI di Singapura dengan Terorisme Masih Didalami
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 25 September 2019  |  20:35 WIB
Kemlu: Keterlibatan 3 WNI di Singapura dengan Terorisme Masih Didalami
Ilustrasi - Antaranews.com

Bisnis.com, JAKARTA--Plt Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah mengatakan, pihaknya belum bisa mengetahui lebih lanjut terkait proses hukum tiga warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan atas dugaan terlibat kegiatan radikalisme.

Dia berujar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura telah berkomunikasi dengan pihak Singapura terkait hal tersebut.

"Masih butuh pendalaman lagi. Karena kalau mengikuti Internal Security Act, pihak Singapura tidak harus melakukan proses hukum," kata Faizasyah di Jakarta, Rabu (25/9/2019).

"Tapi apabila cukup bukti mereka terlibat dalam suatu tindakan mengarah terorisme, akan ditindak sesuai hukum Singapura," lanjutnya.

Dia menuturkan Kementerian Luar Negeri akan terus memonitor perkembangan kasus ini.

Sebelumnya, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu Judha Nugraha menuturkan KBRI Singapura telah menerima informasi dari Kementerian Dalam Negeri Singapura bahwa tiga WNI ditangkap karena diduga terlibat dalam kegiatan radikal. Ketiga WNI berinisial RH, TM, dan AA juga diduga ikut mengirimkan sejumlah uang untuk mendukung kegiatan radikal.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Singapura, ketiganya bekerja sebagai pekerja rumah tangga di Singapura selama 6 hingga 13 tahun. Tiga WNI itu disebut aktif mendukung ISIS melalui media sosial.

Saat ini, ketiganya tengah ditahan di Penjara Changi, Singapura. Menurut KBRI Singapura, ketiganya diperlakukan baik oleh petugas setempat selama ditahan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
teroris

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top