Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pekan Depan, Uji Kelayakan dan Kepatutan Capim KPK Dimulai

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menerima 10 nama calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 06 September 2019  |  14:45 WIB
Panitia Seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/6/19). - ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Panitia Seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/6/19). - ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menerima 10 nama calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Mereka akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test

Anggota Komisi III DPR Arsul Sani mengatakan bahwa rapat pleno pembahasan penyerahan nama sudah dilakukan. Hasilnya, fit and proper test dimulai pekan depan. 

“Dimulai dengan apa? Pertama dengan komisi III mengundang Pansel [panitia seleksi] KPK ke Komisi III untuk memberikan penjelasan yang komprehensif tentang proses seleksi sampai pada 10 nama itu. Itu dulu,” katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (6/9/2019).

Arsul menjelaskan bahwa setelah itu para calon diundang untuk membuat makalah. Temanya berbeda-beda sesuai undian.

“Tentu topiknya baik yang degan pemahaman-pemahaman atas tindak pidana korupsi, hukum acaranya, maupun konsep-konsep pencegahan ke depan,” jelasnya. 

Setelah itu, komisi III menjadwalkan pertemuan dengan elemen masyarakat sipil. Mereka akan diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai masukan atau informasi terkait 10 nama tersebut. 

Karena tidak mungkin semua orang dapat kesempatan bicara pada rapat tersebut, maka masyarakat menyerahkan masukan dalam bentuk tulisan.

“Nah Insyaallah kita semua akan akomodasi. Nanti jangan juga dibilang DPR, apalagi Komisi III tak mau dengar masukan masyarakat sipil,” ucapnya. 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr seleksi capim kpk
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top