Penulis Australia Resmi Ditahan di China

Pemerintah Australia menyatakan pada Selasa (27/8/2019) bahwa penulis asal negaranya, Yang Hengjun, resmi ditahan di China atas dugaan spionase dan mendapat perlakuan yang kejam.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 27 Agustus 2019  |  08:31 WIB
Penulis Australia Resmi Ditahan di China
Yang Hengjun -

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Australia menyatakan pada Selasa (27/8/2019) bahwa penulis asal negaranya, Yang Hengjun, resmi ditahan di China atas dugaan spionase dan mendapat perlakuan yang kejam.

Penulis dan kritikus kelahiran China tersebut ditahan di kota Guangzhou selatan sejak Januari di tengah meningkatnya ketegangan antara Australia dan China, mitra dagang terbesarnya.

"Kami memiliki keprihatinan serius terhadap kesejahteraan Dr Yang, dan mengenai kondisi ia ditahan," kata Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne dalam sebuah pernyataan, Selasa (27/8/2019)

"Dr Yang telah ditahan di Beijing dalam kondisi yang keras tanpa biaya selama lebih dari tujuh bulan. Sejak saat itu, China belum menjelaskan alasan penahanan atau mengijinkan pendampingan pengacara atau kunjungan keluarga," tambahnya, seperti dikutip Reuters

Pengacara Yang di Australia, Robert Stary, belum dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

Pria dengan nama resmi Yang Jun tersebut ditahan di China sambil menunggu pemindahan ke Shanghai, setelah terbang dari New York.

Meskipun tulisan Yang yang terbaru sebagian besar menghindari politik China, ia menjadi terkenal pada awal 2000-an ketika ia mendapat julukan "penjaja demokrasi".

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
australia

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top