Gandeng LPDP, Pemerintah Sediakan Program Double Degree untuk ASN

Pemerintah meluncurkan konsep peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) melalui program Double Degree dengan menggandeng universitas dalam negeri dan luar negeri.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 22 Agustus 2019  |  16:27 WIB
Gandeng LPDP, Pemerintah Sediakan Program Double Degree untuk ASN
Menpan dan Reformasi Birokrasi Syafruddin - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA--Pemerintah meluncurkan konsep peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) melalui program Double Degree dengan menggandeng universitas dalam negeri dan luar negeri.

“Para ASN yang mengikuti Double Degree disiapkan sebagai reform agent, yang paham isu dan masalah internal serta dikolaborasikan dengan konsep dan perkembangan paradigma reformasi birokrasi yang berkembang di dunia,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin, dikutip dari keterangan resminya, Kamis (22/8/2019).

Menurutnya, para ASN dari seluruh instansi pemerintah akan diseleksi dan direkrut untuk menjalani pendidikan di berbagai bidang. Bidang yang akan dipelajari adalah administrasi pemerintahan, kebijakan publik, e-government, reformasi sektor publik, dan ekonomi.

Peserta didik yang terpilih akan menjalani pendidikan selama satu tahun di Universitas Indonesia atau Universitas Hasanuddin. Setelah dinyatakan lulus, mereka akan mengenyam pendidikan selama satu tahun di University of Melbourne atau Victoria University of Wellington.

“Kedua universitas ini merupakan universitas yang memiliki reputasi unggul dalam program kebijakan publik serta e-government,”jelas Syafruddin.

Dengan mengikuti pendidikan ini, ASN nantinya tidak hanya memperoleh pengetahuan dan pemahaman tentang pemerintahan dan birokrasi melalui perspektif nasional, tetapi juga berkesempatan belajar tentang e-Government dan kebijakan publik lewat perspektif global.

Adapun, untuk teknis pelaksanaan program dan pembiayaan akan melibatkan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dikelola oleh Kementerian Keuangan.

Nantinya Universitas Indonesia akan menjadi garda terdepan dalam mengawal pengembangan SDM Aparatur di wilayah barat, sedangkan Universitas Hasanuddin akan mengawal pengembangan SDM ASN di wilayah timur Indonesia.

Dia berharap program ini merupakan inisiasi awal yang berkelanjutan untuk membuka ruang bagi ASN meningkatkan kapasitas diri khususnya dalam hal pendidikan, sekaligus menindaklanjuti visi Indonesia dalam peningkatan SDM.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kemenpan rb, syafruddin

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top