Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Diduga Menista Agama, Berikut Daftar Kontroversi Ustaz Abdul Somad

Penceramah Ustaz Abdul Somad kembali menjadi sorotan publik setelah videonya yang mengomentari soal salib dinilai menyinggung umat Kristen.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 21 Agustus 2019  |  09:42 WIB
Kuasa hukum organisasi massa (ormas) Brigade Meo, Yacoba Susanti Siubelan (kanan) bersama sejumlah kuasa hukum lainnya dan Ketua Brigade Meo NTT Jacobis Mercy Siubean (kiri) menunjukkan surat bukti pelaporan Ustaz Abdul Somad ke Polda NTT di Kota Kupang, NTT, Senin (19/8/2019). - Antara
Kuasa hukum organisasi massa (ormas) Brigade Meo, Yacoba Susanti Siubelan (kanan) bersama sejumlah kuasa hukum lainnya dan Ketua Brigade Meo NTT Jacobis Mercy Siubean (kiri) menunjukkan surat bukti pelaporan Ustaz Abdul Somad ke Polda NTT di Kota Kupang, NTT, Senin (19/8/2019). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Penceramah Ustaz Abdul Somad kembali menjadi sorotan publik setelah videonya yang mengomentari soal salib dinilai menyinggung umat Kristen.

Atas ceramahnya itu, Somad telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Komunitas Horas Bangso Batak.

Selain itu ada juga laporan Brigade Meo Nusa Tenggara Timur (NTT) ke Kepolisian Daerah NTT dan laporan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia ke Bareskrim Mabes Polri.

Somad sebelumnya pun sudah mencoba mengklarifikasi soal ceramahnya tiga tahun lalu tersebut.

Menurut Somad, ceramah yang direkam dalam video tersebut bersifat tertutup, untuk internal umat muslim saja. Selain itu dia juga menyatakan bahwa konteks ucapannya tersebut adalah menjawab pertanyaan salah satu jamaah yang hadir di sana.

"Menjelas pertanyaan tentang patung dan tentang kedudukan Nabi Isa AS untuk orang islam dalam Quran dan sunnah Nabi SAW," ujar Somad melalui video yang diunggah FSRMM TV di kanal Youtube pada Minggu (18/8/2019).

1 dari 3 halaman

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ustaz Abdul Somad
Sumber : Tempo.Co
Editor : Nancy Junita
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top