Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Geledah Ruang Nyoman Dhamantra, KPK Tenteng Dua Koper

Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah ruang kerja Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Komisi VI Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Nyoman Dhamantra. Nyoman adalah tersangka kasus dugaan suap impor bawang.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 12 Agustus 2019  |  19:16 WIB
Petugas KPK menenteng koper setelah 3,5 jam menggeledah ruang kerja Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Komisi VI Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Nyoman Dhamantra, tersangka dugaan suap impor bawang, Senin (12/8/2019) - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso
Petugas KPK menenteng koper setelah 3,5 jam menggeledah ruang kerja Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Komisi VI Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Nyoman Dhamantra, tersangka dugaan suap impor bawang, Senin (12/8/2019) - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso

Bisnis.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah ruang kerja Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Komisi VI Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Nyoman Dhamantra. Nyoman adalah tersangka kasus dugaan suap impor bawang.

Berdasarkan pantauan Bisnis.com di lantai 6 fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Kompleks Parlemen, Senayan, petugas datang menggeledah ruang kerja Dharmantra bernomor ruangan 0628 sekitar pukul 15.00 WIB.

Petugas lalu keluar 3,5 jam kemudian pada 18.37 WIB dengan menenteng dua koper, berwarna biru dongker dan hitam.

Sementara itu petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menggeledah tidak memberikan sedikit komentar. Mereka yang berjumlah sekitar 8 orang langsung bergegas menuju lift.

Dhamantra diduga meminta jatah sebesar Rp3,6 miliar dan Rp1.700-Rp1.800 tiap Kg untuk mengurus izin kuota 20 ton bawang putih.

KPK menyebut uang yang sudah diterima Dhamantra berjumlah Rp2 miliar. Duit itu ditransfer lewat rekening penukaran uang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK korupsi
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top