Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bupati Kudus Diciduk KPK, Kasusnya Suap Jabatan di Pemda

"Ya benar, KPK mengkonfirmasi telah melakukan kegiatan tangkap tangan di Kabupaten Kudus sejak Jumat siang ini," ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan ketika dikonfirmasi.
Ilham Budhiman
Ilham Budhiman - Bisnis.com 26 Juli 2019  |  17:22 WIB
Garis polisi - Ilustrasi
Garis polisi - Ilustrasi
Bisnis.com, JAKARTA - Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kudus, Jawa Tengah (26/7/2019). Kali ini, tim turut mengamankan kepala daerah.
 
"Ya benar, KPK mengkonfirmasi telah melakukan kegiatan tangkap tangan di Kabupaten Kudus sejak Jumat siang ini," ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan ketika dikonfirmasi.
 
Basaria mengatakan pihaknya menerima informasi dari masyarakat bahwa akan terjadinya sebuah transaksi suap. Setelah dilakukan pengecekan di lapangan terhadap bukti-bukti awal, KPK segera melakukan tindakan cepat berupa OTT sejumlah pihak termasuk kepala daerah.
 
Menurut Basaria, diduga transaksi suap tersebut berkaitan dengan pengisian jabatan di Kabupaten Kudus. Adapun uang yang sudah diamankan oleh Tim KPK masih dalam perhitungan. 
 
"Kami menduga terjadi sejumlah pemberian terkait pengisian jabatan ini," ujar Basaria.
 
Pihak-pihak yang diamankan tersebut kemudia dibawa ke kantor kepolisian setempat untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. 
 
Sesuai dengan mekanisme dan hukum acara yang berlaku KPK memiliki waktu 24 jam untuk menentukan status perkara dan status hukum pihak-pihak yang diamankan.
 
 
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK kudus OTT KPK
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top