Mabes TNI Bentuk Tim Bantuan Hukum Untuk Tersangka Kivlan Zen

Mabes TNI telah membentuk tim untuk memberikan bantuan hukum terhadap tersangka Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen untuk menangani sejumlah perkara yang menjeratnya di Kepolisian.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 22 Juli 2019  |  14:59 WIB
Mabes TNI Bentuk Tim Bantuan Hukum Untuk Tersangka Kivlan Zen
Mayor Jenderal TNI Purn Kivlan Zen (kedua kanan) didampingi kuasa hukum saat tiba memenuhi panggilan Bareskrim Mabes Polri, di Jakarta, Rabu (29/5/2019). Kivlan kembali dipanggil penyidik Bareskrim Polri, namun kali ini sebagai tersangka terkait kasus dugaan penyebaran berita bohong dan makar. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA--Mabes TNI telah membentuk tim untuk memberikan bantuan hukum terhadap tersangka Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen untuk menangani sejumlah perkara yang menjeratnya di Kepolisian.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Mayjen TNI Sisriadi mengungkapkan bantuan itu diberikan setelah pihak Kivlan Zen mengirimkan surat permohonan bantuan hukum ke Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto beberapa waktu lalu.
 
"Isi dari surat tersebut adalah mengajukan dua permohonan yaitu permohonan penjaminan penangguhan penahanan dan permohonan bantuan hukum bagi Kivlan Zen,” tuturnya dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (22/7).
 
Sisriadi menjelaskan bantuan hukum tersebut merupakan hak bagi seluruh anggota Keluarga Besar TNI termasuk yang sudah purnawirawan sesuai Keputusan Panglima TNI Bernomor Kep/1447/XII/2018 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Hukum Pidana.
 
Menurutnya, bantuan hukum yang diberikan itu sifatnya advokasi dan pendampingan sesuai ketentuan hukum acara pidana yang berlaku. 
 
“Artinya, bantuan hukum kepada Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen tidak hanya pada saat Praperadilan saja, namun juga selama proses hukum berlangsung sampai adanya keputusan hukum yang bersifat tetap,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Kivlan Zen

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top