Bertemu Pangeran Arab Saudi di KTT G20, Ratu Maxima Dikritik Keras

Ratu Belanda, Maxima, mendapatkan kritik keras lantaran bertemu Panggeran Arab Saudi Mohammed bin Salman di sela-sela KTT G-20 di Osaka, Jepang, pada akhir pekan ini.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 29 Juni 2019  |  23:24 WIB
Bertemu Pangeran Arab Saudi di KTT G20, Ratu Maxima Dikritik Keras
Ratu Belanda Maxima. - Reuters/Piroschka van de Wouw

Bisnis.com, JAKARTA – Ratu Belanda, Maxima, mendapatkan kritik keras lantaran bertemu Panggeran Arab Saudi Mohammed bin Salman di sela-sela KTT G-20 di Osaka, Jepang, pada akhir pekan ini.

Kritik keras itu data dari seorang pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa setelah sebelumnya penilaian yang sama terlontar dari anggota parlemen Belanda.

Pejabat PBB itu, Agnes Callamard, mengatakan kepada surat kabar Algemeen Dagblad bahwa  pertemuan itu ‘lebih dari mengecewakan’. Pasalnya, istri dari Raja Belanda, Willem Alexander, itu dinilai tidak mempertimbangkan kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi yang diduga dilakukan oleh pihak Arab Saudi.

“Adalah satu hal (baginya) untuk bertemu pria ini, dan sesuatu hal yang lain untuk tetap diam,” kata Callamard.

Callamard menulis laporan untuk PBB yang menyarankan agar pejabat tinggi Arab Saudi, termasuk Putera Mahkota Salman, harus diselidiki atas pembunuhan Khashoggi pada Oktober 2018 di sebuah konsulat Saudi di Istanbul.

Pihak Kerajaan Belanda tidak bisa dihubungi untuk segera dimintai komentar, tetapi media setempat mengutip pernyataan dari para bangsawan yang membenarkan pertemuan itu telah terjadi. Ia menambahkan bahwa sudah menjadi kewajiban bagi ratu untuk bertemu putra mahkota karena Arab Saudi akan menjadi tuan rumah G-20 berikutnya.

Sebagai informasi, Maxima, merupakan seorang Argentina yang menikah dengan putra mahkota Belanda pada 2002. Ia berbicara di forum G-20, di Jepang, tentang pemberdayaan wanita.

Adapun, pusat komunikasi internasional Arab Saudi telah menerbitkan foto pertemuan itu di Twitter dan mengatakan ‘banyak topik ada di atas meja’ dalam perbincangan mereka.

Sebelumnya, kritik terhadap pertemuan itu datang dari anggota parlemen Belanda. Beberapa di antaranya mengatakan bahwa hal itu akan dibahas di parlemen pada hari Senin.

“Siapa pun yang menyetujui pembicaraan antara Maxima dan putra mahkota Saudi ini tidak mengerti apa-apa tentang diplomasi dan bahkan kurang tentang apa hubungan masyarakat yang baik," kata Sjoerd Sjoerdsma, salah satu anggota parlemen dari partai yang merupakan anggota koalisi pemerintahan, melalui akun Twitter.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
arab saudi, belanda, KTT G20, ratu maxima

Sumber : Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top