Indonesia Promosi Musik Tradisional Arumba di Jerman Utara

Konsulat Jenderal RI (KJRI) Hamburg bekerja sama dengan Paguyuban Pasundan mempromosikan musik tradisional Arumba (Alunan Rumpun Bambu) di berbagai kota di Jerman Utara yaitu Braunschweig dan Kiel. 
Andhina Wulandari
Andhina Wulandari - Bisnis.com 29 Juni 2019  |  11:53 WIB

Kabar24.com, HAMBURG - Konsulat Jenderal RI (KJRI) Hamburg bekerja sama dengan Paguyuban Pasundan mempromosikan musik tradisional Arumba (Alunan Rumpun Bambu) di berbagai kota di Jerman Utara yaitu Braunschweig dan Kiel. 

Arumba adalah kesenian tradisional dari provinsi Jawa Barat yang merupakan gabungan beberapa instrumen bambu dan telah diperkenalkan di beberapa negara sejak tahun 2010 oleh Paguyuban Pasundan.

Sebagai salah satu warisan budaya Jawa Barat, musik Arumba dapat berbentuk instrumen musik saja maupun mengiringi penyanyi, penari, bahkan pesilat. Dalam perkembangannya, Arumba tidak hanya membawakan lagu tradisional Jawa Barat tetapi dapat dikombinasikan dengan musik modern antara lain pop dan jazz termasuk kesenian lainnya seperti tarian tradisional.

Secara umum, rata-rata penduduk Jerman Utara memiliki minat dan ketertarikan besar pada kesenian tradisional Indonesia. Dalam siaran pers Rabu (26/06/2019), KJRI Hamburg menyebutkan punya tujuan untuk memperkenalkan musik Arumba sebagai representasi kesenian tradisional Indonesia kepada pihak terkait di wilayah Jerman Utara melalui partisipasi pada kegiatan tahunan berskala internasional di beberapa kota, yaitu di International Culture Festival di kota Braunschweig dan Kieler Week di kota Kiel.

Di Braunschweig, tim Arumba tampil pada acara International Culture Festival tanggal 22 Juni 2019 di Kleiner Haus State Theatre, mewakili Kota Bandung yang merupakan salah satu dari sembilan kota yang memiliki kerja sama Sister City dengan kota Braunschweig. Acara ini terdiri dari rangkaian kegiatan kesenian dan budaya yang menampilkan kesenian tradisional dari sembilan kota di berbagai belahan dunia yang berada di bawah kerangka kerja sama tersebut.

Sedangkan di kota Kiel, tim Arumba tampil pada tanggal 24 Juni 2019. Kieler Week pada dasarnya adalah festival kapal layar internasional namun memiliki segmen lain seperti pertunjukan kesenian tradisional dan international market. Tim Arumba mewakili Indonesia pada tahun ini. Selain itu, KJRI Hamburg bekerja sama dengan Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC) Hamburg juga membuka stand di international market untuk mempromosikan produk Indonesia berupa batu mulia dan kain tenun. Tim Arumba juga mengikuti karnaval di kota Hildesheim ditengah-tengah pertunjukan pada tanggal 21 Juni 2019.

Pertunjukan tim Arumba Paguyuban Pasundan mendapatkan sambutan yang positif, baik di kota Braunschweig maupun Kiel. Perpaduan unsur alat musik tradisional dan lagu modern mengundang decak kagum dan apresiasi pengunjung pada kedua kegiatan tersebut. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
musik

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top