Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KPU Siapkan 272 Kontainer Berisi Alat Bukti Ke MK

Dia menuturkan tiap kontainer memiliki ukuran panjang 60cm x lebar 40cm x tinggi 40cm dengan total volume 96.000 cm3.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 12 Juni 2019  |  15:48 WIB
KPU Siapkan 272 Kontainer Berisi Alat Bukti Ke MK
Kawat berduri terpasang di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (11/6/2019). - ANTARA/Rivan Awal Lingga
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum akan menyampaikan dokumen jawaban terhadap permohonan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 201i ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Anggota KPU RI Hasyim Asy'ari mengatakan dokumen jawaban akan dilengkapi dengan dokumen alat bukti yang jumlahnya cukup banyak.

"Masing-masing 34 KPU Provinsi akan menyerahkan 8 kontainer. Jadi akan diserahkan dokumen alat bukti sebanyak 272 kontainer," katanya, Rabu (12/6/2019).

Dia menuturkan tiap kontainer memiliki ukuran panjang 60cm x lebar 40cm x tinggi 40cm dengan total volume 96.000 cm3.

Dengan demikian, 272 kontainer dikali 96.000 cm3 sama dengan 26.112.000 cm3 atau setara dengan 26.112 m3 (volume 26.112 kubik).

"Ini menunjukkan keseriusan KPU dalam mempersiapkan dan menghadapi gugatan PHPU Pilpres 2019 di MK," jelasnya.

Baca Juga : Harga Emas Hari Ini

KPU RI dan Bawaslu RI dijadwalkan mendatangi kantor MK untuk menyerahkan barang bukti dan dokumen administrasi pada Rabu siang (12/6/2019).

Seperti diketahui, Tim Kuasa Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah menyerahkan revisi dokumen gugatan ke MK pada Senin (10/6/2019). Rencananya sidang perdana atau pembukaan PHPU Pilpres 2019 akan dimulai Jumat (14/6/2019).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpu Pilpres 2019
Editor : M. Taufikul Basari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

back to top To top